www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

World Hearing Day, THT KL Unsyiah Kembali Gelar Kegiatan Sosial

0 874

Acehasia.com | Banda Aceh- Komite Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (Komda PGPKT) Aceh bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher  Indonesia cabang Aceh (PERHATI-KL) mengadakan bakti sosial. Kegiatan sehari ini juga di dukung oleh Program Studi Ilmu Kesehatan THT-KL dan IDI Kota Banda Aceh, diselenggarakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bukesra, di Ulee Kareng Kota Banda Aceh, Selasa (03/03/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh 152 peserta, yang terdiri dari 152 siswa SLB, 37 guru SLB, 12 residen dan para dokter umum. Bakti sosial ini merupakan rangka memperingati “World Hearing Day” yang bertepatan pada tanggal 3 Maret 2020.

Ketua penyelenggara kegiatan World Hearing Day, dr. Lily Setiani., Sp.THT-KL,(K) FICS menjelaskan bahwa THT KL terus melakukan kegiatan sosial untuk masyarakat. Diharapkan dari kegiatan seperti ini mampu membantu masyarakat serta melatih kepekaan sosial rekan-rekan dokter THT KL Unsyiah.

“kegiatan ini meliputi, Penyuluhan Kesehatan Telinga dan Pendengaran, Hearing for Life, Skrining Pendengaran dengan Audiometri, Komunikasi Kesehatan Telinga, Pemeriksaan Telinga Hidung Tenggorok (THT), serta Bersih – Bersih Telinga (BBT), kali ini kita lakukan bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Buskesra,” jelas Lily Setiani.

Kegiatan ini mengundang dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher, Residen (peserta didik calon dokter spesialis), dokter umum (IDI Kota Banda Aceh), guru Sekolah Luar Biasa BUKESRA .

dr. Lily Setiani., Sp.THT-KL,(K) FICS juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari sosialisasi kesehatan masyarakat, agar hidup sehat. Kegiatan sosial seperti ini mampu meningkatkan pengetahuan bila seseorang mendapatkan gangguan kesehatan telinga dan pendengaran agar segera melakukan pengobatan sebelum terlambat.

“Kegiatan World Hearing ini untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan telinga dan pendengaran. Intervensi yang cepat dan efektif dapat memastikan bahwa seseorang dengan gangguan pendengaran juga dapat menunjukkan potensi diri mereka secara maksimal,” tutup Lily Setiani.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More