www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Wali Nanggroe Temui Dubes Swedia dan Finlandia

0 716

Acehasia.com | Jakarta – Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haytar melakukan pertemuan dengan Duta Besar Kerajaan Swedia dan Duta Besar Pemerintah Finlandia di Jakarta pada tanggal 5 dan 6 September di Jakarta. Wali didampingi Staf Khusus M. Rafiq.

Pada Kamis 5 September, Wali Nanggroe diterima langsung Dubes Kerajaan Swedia Mrs Marina Berg, didampingi wakilnya Mr Johan Hultquist. Pada pertemuan tersebut Wali Nanggroe menjelaskan perkembangan perdamaian Aceh selama 14 tahun terakhir, di mana Aceh masih terus berjuang agar seluruh poin-poin MoU Helsinki dapat direaliasikan sepenuhnya oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Selain itu Wali Nanggroe juga mengajak Pemerintah Kerajaan Swedia untuk bekerjasama dalam pembangunan Aceh.

“Kami mengharapkan Swedia dapat berpatisipasi dalam tahapan-tahapan pembangunan di Aceh, khususnya sektor pembangunan ekonomi, teknologi, kesehatan dan pendidikan,” kata Wali Nanggroe kepada Dubes Swedia.

“Aceh sekarang dalam tahapan-tahapan membenah diri dan membangun di semua sektor.” tambahnya lagi.

Menanggapi pernyataan Wali Nanggroe, Dubes Swedia  menyampaikan niatan investasi beberapa perusahaan Swedia di Aceh, antaralain di bidang energi dan lingkungan hidup,

“Kebijakan pemerintah Swedia sangat concern terhadap demokrasi, egaliter,  gender, dan human right,” kata Marina Berg.

Di akhir pertemuan Wali Nanggroe mengundang Mrs Marina Berg untuk menghadiri peringatan MoU Helsinki Ke 15 pada Agustus 2020 mendatang. Dubes Swedia langsung menyampaikan kesediaannya untuk hadir. Selain itu ia juga menyampaikan rencana mengunjungi Aceh dalam waktu dekat ini.

Sementara pada 6 September, Malik Mahmud Al Haitar dan Staf khusunya dijamu langsung oleh Dubes Finlandia Mr Jari Sankiri, didampingi Mrs Sena Yildirim-Tuoma selaku Second Secretary Political and Cultur Affaire Kedubes Finlandia.

Dalam pertemuan tersebut Wali Nanggroe proses kerterlibatan Filandia dalam perdamaian Aceh, serta progres realisasi butir-butir perjanjian Helsinki selama 14 tahun terakhir. Wali Nanggroe juga mengajak Pemerintah Filandia untuk bekerjasama dalam bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

“Kiranya Mr Jari Sankiri dapat hadir pada peringatan Perdamaian MoU Helsinki yang ke 15 pada agustus 2020 nanti,” pungkasnya.

Jari Sankiri menyampaikan kesediaannya untuk hadir ke Aceh. Bahkan dalam waktu dekat ini mengatakan akan ke Aceh untuk melihat pontensi ekonomi yang dapat dilakukan kerjasama dengan Filandia.

“(Kunjungan dalam waktu) ini adalah yang pertama bagi saya ke Aceh,” kata Jari Sankiri. (Ril/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More