www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Tujuh Pesawat Tempur Perancis Mendarat Darurat di Aceh

0 948

Banda Aceh (19-/05/2019)

Tujuh  pesawat tempur angkatan laut Perancis jenis Rafale terpaksa harus mendarat darurat di Lanud Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar, Sabtu Siang. Di duga, ketujuh pesawat ini mengalami cuaca buruk sehingga harus mendarat darurat. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medica chek pesawat dan dokumen, empat pesawat sudah kembali terbang dan tiga lainnya masih berada di Lanut Sultan Iskandar Muda.

Seperti informasi yang di peroleh dari danlanud sultan iskandar muda, ketujuh pesawat tersebut mengalami cuaca buruk setelah lepas landas dari kapal induk charles de gaule yang berada di perairan bebas, zona ekonomi esklusif. Akibatnya, terpaksa harus mendarat darurat di lanut sultan iskandar muda  karena cuaca buruk.

Kedatangan tujuh pesawat tempur perancis langsung direspon dengan sigap oleh jajaran lanud sultan iskandar muda, setelah mendarat personel angkatan udara langsung melakukan pengamanan dan pemeriksaan sesuai dengan sop baik terhadap barang bawaan isi pesawat maupun seluruh crew rafale tersebut.

Setelah dilakuka pemeriksaan, crew tidak membawa senjata perorangan, hanya saja di salah satu pesawat dengan tail number 39 terdapat peluru kedali dummy jenis mica (missile interception combat arien).

berikut identitas crew pesawat tempur perancis, diantanya  Bob, Captain Adeleus Thomas,   (rafale 38),  Captain Duboin Jean (rafale 39),  Captain Dennis Pierre (rafale 45),  Captain Hetier Hubert (rafale 6),  Squid Captain Denis Guiluame, (rafale 21), Lea Captain Droz Bartholet (rafale 31), dan Choco Captain Bon Camile (rafale),  sebelum mendarat darurat mereka sedang melaksanakan exercise air to air dengan rute ship (charles de gaule) – area – ship.

Setelah dilakukan pemeriksaan technical check terhadap kondisi pesawat dan dokumen empat pesawat tempur asal perancis sudah kembali terbang menuju kapal induk charles de gaule sebagai lokasi  base pesawat yang posisinya berada di 100 nm Barat Sumatera atau zona ekonomi esklusif (zee).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More