www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Tujuh Amal Jariyah yang Tiada Henti Mengalir Pahalanya

0 1,340
  1. Ilmu yang disebarluaskan

Amalan pertama yang pahalanya senantiasa mengalir pahala pertama adalah dengan menyebarluaskan ilmu. Tentu saja ilmu yang disebarkan ini haruslah ilmu pengetahuan yang bermanfaat. Penyebarluasannya sendiri bisa dilakukan melalui pendidikan formal, ataupun pendidikan tidak formal.

Biasanya ilmu yang disebarluaskan dengan cara tidak formal bisa dilakukan dengan perbincangan ilmiah, tazkirah di mesjid, ceramah umum kursus motivasi, dan lain sebagainya. Ilmu juga disebarkan melalui media massa dan sosial jaman sekarang. Baik di facebook, youtube, instagram, dan whatsaap.

2. Anak shaleh yang membawa ketaqwaan

Kewajiban orang tua mendidik anaknya kedalam ilmu agama yang cemerlang untuk bekal siraman kiriman doa kepada siapa saja yang telah tiada di dunia. Ada kebaikan daripada anak yang shaleh yang mendoakan setiap orang tuanya baik dunia maupun yang telah tiada.

Kebaikan yang diperoleh oleh anak akan menghantarkan doa istajabah kepada orang tua yang mendidiknya. Biar bagaimanapun segala amalan yang dikerjakan anak untuk orang tua tak mengurangi pahala sebagaimana yang ia lakukan.

3. Mushaf (kitab-kitab Agama) yang diwariskan

Amalan yang demikian ini berlanjut kepada sesuatu apapun yang bermanfaat orang lain gunakan untuk kepentingan dalam agama yaitu mewariskan kitab-kitab Agama. Biasanya orang-orang mewariskannya kepada santri dayah maupun persantren yang membutuhkannya.

Baik itu Al-Quran dan kita kuning yang di hadiahkan untuk para calon ulama masa depan yang menuntut ilmu di seluruh pondok Dayah dan persantren. Pahala yang mengalir berapa banyak yang kita hadiahkan maka begitulah pahala yang tetap kita terima.

4.Mesjid yang dibina

Selain yang disebutkan di atas, amalan jariyah yang lain berupa mesjid yang dibangun semasa hidup dan dibina untuk terus memperoleh kemajuan mesjid atapun di wakafkan tanah pembangunan.

Perkara ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang artinya : “Barangsiapa yang membangunkan sebuah mesjid karena Allah walau sekecil apapun, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah surga”(HR. Bukhari dan Muslim).

5. Rumah yang dibina untuk orang yang sedang melakukan perjalanan

Ternyata jika kita tidak keberatan dalam menerima tamu yang dalam perjalanan untuk istirahat di rumah kita merupakan juga amalan jariyah yang terus mengalir pahala. Itulah yang disebut dengan musafir yaitu orang yang melakukan perjalanan di jalan Allah SWT.

Penginapan bagi musafir ini juga akan dibalas sebagaimana baik dan buruknya dia menginapa di rumah kita. Jika dia baik maka juga baik pahalanya dan jika buruk balasannya juga begitu apa yang di lakukan.

6.Sungai yang airnya bermanfaat untuk orang ramai

Sungai memang menjadi salah satu kebutuhan bagi banyak orang. Akan tetapi, pencemaran di sungai dan sulitnya mendatangkan air bersih pada akhirnya membuat sebagian orang berfikir untuk menggali sebuah sumur.

Ternyata, apabila seorang muslim mengalirkan airnya untuk kepentingan bersama maka juga akan mengalir pahala yang banyak dan apabila ia lakukan pelanggaran kejahatan maka juga demikian balasan yang diterimanya.

7. Harta yang disedekahkan

Amala jariyah yang terakhir ialah berupa harta yang suci pada diri manusia yang suka disedekahkan untuk orang miskin dan anak yatim. Dalam nilai sedekah apa yang diberikan haruslah dengan keikhlasan. Harta yang kita salurkan untuk pembangunan Dayah, rumah yatimdan piatu, pembangunan mesjid, dan segala lembaga islam.

Nabi SAW bersabda : “Sesungguhnya sedekah itu benar-benar dapat memadamkan panasnya siksa kubur bagi pelakunya, sesungguhnya orang mukmin kelak di hari kiamat hanyalah bernaung dibawah naungan sedekahnya. (HR. Al-Tabrani).(Hz)

Penulis: Fauzan Uka

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More