www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Tragis, Nyawa Ibu Melayang Ditangan Anak Kandungnya

0 560

Acehasia.com | Aceh Utara – Fatimah, nenek berusia 63 tahun itu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah dengan luka robek di bagian leher. Jasad korban ditemukan di rumahnya di Desa Meunasah Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Mengutip keterangan Polisi sebagaimana kronologi, jasad korban ditemukan oleh anak kandungnya sendiri pada Senin pagi (08/06/2020) sekira pukul 07:00 WIB. Meninggalnya korban secara tak wajar justeru menggemparkan warga setempat.

Kepolisian Resort Aceh Utara juga melakukan olah TKP di lokasi kejadian dan mengutip keterangan saksi termasuk anak kandungnya sendiri yaitu Ns (43) asal Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Dimana waktu itu Ns mendapati korban yang tak lain ibunya sendiri dalam kondisi mengenaskan.

Kepolisian Resort Aceh Utara terus melakukan penyelidikan, hingga akhirnya membuahkan hasil dan terungkap siapa pelakunya. Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto, mengatakan, terduga pelaku tak lain adalah Ns yang merupakan anak kandung korban.

Pengakuan pelaku kepada Polisi, pada Senin itu sekira pukul 05:00 WIB ia berangkat dari rumahnya menuju pasar Panton Labu dan kemudian menuju ke rumah orangtuanya, Fatimah. Sesampainya di sana, terduga pelaku mengambil pisau yang disembunyikan di dekat pohon pisang.

“Kemudian terduga pelaku masuk ke rumah korban melalui dinding rumah yang terbuat dari karung padi. Selanjutnya meminta uang Rp 300 ribu kepada korban. Namun korban menjawab tidak memiliki uang,” kata Kapolres melalui Kasat Reskrim, AKP Rustam Nawawi, Selasa (09/06/2020).

Tak sampai disitu, karena ibunya tidak memiliki uang 300 ribu, lalu si anak meminta uang Rp 20 ribu untuk beli rokok. Korban pun kembali menjawab bahwa ia tidak memiliki uang, lantas Ns gelap mata sehingga ibunya sendiri ia ancam dengan sebilah pisau.

Terduga pelaku, sambung Rustam, mengancam korban dengan sebilah pisau dan korban menjawab ‘gorok saja leher saya biar saya dapat surga’. Lantas, terduga pelaku melukaiibunya sendiri dengan cara menggunakan sebilah pisau.

“Korban terjatuh dengan posisi terlentang. Kemudian terduga pelaku membalikkan tubuh korban seolah-olah ingin merekayasa peristiwa itu bahwa bukan dia sebagai pelakunya,” tandas Kasat Reskrim, AKP Rustam Nawawi kepada wartawan.

Tak sampai disitu, usai melakukan itu ia membuka kunci pintu depan dan pintu belakang untuk mengelabui bahwa bukan dia yang melakukannya. Pisau yang ia gunakan pun dipindahkan lalu ia keluar dan sempat membersihkan tangannya dengan tanah dan daun pisang.

Bahkan, terduga ini sempat ke warung kopi yang ada di Panton Labu. Namun, belum sempat memesan kopi ia merasa tidak nyaman sehingga kembali ke rumah orangtuanya. Di situ, ia memberitahukan bibinya dan saudaranya lain bahwa orangtuanya sudah meninggal.

“Setelah terduga pelaku pulang dari rumah saudaranya, ia melihat di TKP sudah ada masyarakat dan anggota Polisi yang sedang melakukan olah TKP. Pelaku kita amankan, berikut barang bukti berupa sebilah pisau, baju daster korban, kaos yang dipakai pelaku, sandal, senter, dan rokok,” tukas Rustam. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More