www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Tim Penghalau Gajah Desa Cot Girek Dibentuk

0 883

Acehasia.com | Aceh Utara- Guna meminimalisir gangguan gajah liar, warga di tiga Dusun Desa Cot Girek Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara membentuk tim penghalau gajah liar yang difasilitasi oleh Wolrd Wildlife Fund (WWF) Indonesia bekerjasama dengan Shared Resources Joint Solution (SRJS). Kamis (01/8/2019).

Pembentukan tim dalam program Fasilitasi Penyusunan Rencana Aksi dan Penandatanganan Dokumen Final SK Tim Penghalau Gajah Desa Cot Girek ini berlangsung di aula Kantor Kecamatan Cot Girek, yang dihadiri Muspika Cot Girek. Para tim nantinya diberikan SK untuk selanjutnya akan dilantik pada Jum’at (02/8/2019).

Communication Officer WWF Indonesia Program Aceh, Chik Rini, mengatakan Cot Girek merupakan salah satu daerah mitigasi konflik gajah liar yang sudah berlangsung lama. Untuk itu, dilakukan pembentukan tim setelah pesertanya dilatih sejak tahun 2017 lalu.

“Sudah beberapa kali kami ke Cot Girek untuk melatih warga dan mendorong mereka agar memahami bagaimana menggiring gajah yang benar. Dan hari ini tim terbentuk, dan siap untuk dilantik,” ujar Chik Rini.

Foto : Chairul Sya’ban.

Selama ini warga menghalau gajah  demi menyelamatkan tanaman pertanian mereka. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan tanamah pertanian dari setiap adanya gangguan gajah yang dilindungi itu. Warga kerap mengalami kerugian karena tanaman pertanian mereka dirusak.

Adapun tim penghalau gajah ini telah bentuk, meliputi tim dari Dusun Alue Buloh, Dusun Leubok Tilam dan Dusun Abong-Abong. Tugas mereka diantaranya memonitoring pergerakan gajah secara intensif, melakukan kegiatan penghalauan, dan patroli pergerakan gajah di Dusun masing-masing.

WWF Indonesia dalam hal ini berharap para tim dapat menjalankan tuganya dengan kompak dan tentunya juga menjalin kerjasama dengan CRU BKSDA dan Pemerintah setempat sekaligus memperkenalkan kepada Pemerintah Daerah.

“Kami akan memperkenalkan tim ini kepada Pemerintah, karena bagaimanapun kita berharap adanya perhatian dari Pemerintah kepada warga yang telah membentuk tim. Ketika tim ini mampu, maka kehidupan masyarakat Cot Girek dan gajah dapat terselamatkan,” tandas Chik Rini.

Sementara itu Sekretaris Camat Cot Girek, M. Nazir TB, mengatakan pihaknya sangat menyambut baik pembentukan tim tersebut. Hal ini menurutnya, dapat meminimalisir gangguan gajah liar.

“Ya tentunya kami menyambut baik dan apresiasi upaya yang dilakukan WWF Indonesia melalui pembentukan tim penghalau gajah di kalangan warga. Sebab selama ini gangguan gajah kerap terjadi, intinya dengan adanya tim ini diharapkan kehidupan masyarakat dan gajah bisa terselamatkan,” ujar M. Nazir. (Chairul Sya’ban)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More