www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Taufik Abdullah : “Pemerintah semestinya memberantas makelar yang merugikan Petani.”

0 927

Acehasia.com | Banda Aceh– Juru bicara Forum 98, Taufik Abdullah menyatakan prihatin terhadap kasus yang menimpa Tgk Munirwan Keuchik Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, ditahan penyidik Polda Aceh hanya gara-gara menjual benih padi IF 8 ke sejumlah desa di Aceh Utara. Kamis (25 Juli 2019).

Terkait kisruh pemeriksaan dan penahanan Tgk Munirwan oleh Polda Aceh,  Forum 98 Aceh menyatakan bahwa  Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh agar segera menyampaikan klarifikasi duduk persoalan yang sebenarnya. Jika memang ada kesalahan prosedur tidak seharusnya  superior, sebab masih ada banyak cara menyelesaikan persoalan secara arif dan bijakasana. Karena itu, kami berharap agar segera mencabut aduannya.

“Kami berharap para pihak bisa menyelesaikan masalah ini dengan arif, dan aduan bisa dicabut serta pihak Polda Aceh kiranya jangan terlalu progresif dalam upaya penegakan hukum.  Kita berharap Polda bisa memfasilitasi penyelesaian secara adat, damai dan mendamaikan.” Ujar Taufik Abdullah, yang juga dosen Unimal Lhokseumawe. 

Foto : Dok Pribadi.

Taufik juga menyatakan bahwa harus ada itikat baik para pihak, termasuk Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah untuk segera menyampaikan sikap, agar tidak menjadi preseden buruk bagi publik.

“Plt Gubernur kiranya mengapresiasi inovasi Tgk Munirwan sebagai prestasi yang membanggakan Aceh. Semestinya kebijakan pemerintah dan permainan makelar yang merugikan petani harus diadvokasi dan di tindak tegas. ” Tambah Taufik.

Kepada segenap elemen sipil perlu terus mengawal dan mengadvokasi penahanan Tgk Munirwan, sampai ada penyelesaian yang berkeadilan dan berkemanusiaan.

“Kekuatan masyarakat sipil kiranya menjadikan kasus ini sebagai jalan baru membela Petani Aceh, agar lebih sejahtera.  Termasuk membongkar mafia benih, pupuk,  dan berbagai kebijakan pemerintah dibidang pertanian maupun perkebunan satu keniscayaan.” Ujarnya. 

Mantan Sekretaris Jendral Badan Eksekutif IAIN Ar- Raniry ini berharap ke depan, kebijakan di bidang pertanian dan perkebunan harus disentuh dengan benar,  sehingga menjadi leading sector  dalam upaya menuju Aceh Hebat. 

“Ini harus menjadi kebijakan besar,  serius dan sungguh-sungguh agar  masyarakat Aceh sejahtera.  Kemiskinan dan pengangguran akan terus meningkat jika pemerintah setengah hati memberdayakan petani.”  Harap Taufik. (Eva)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More