www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Tanaman Warga Pada Tumbang Diterobos Gajah Liar, Tim Lakukan Penyusuran ke Dalam Hutan

0 775

Acehasia.com | Aceh Utara – Resort KSDA 11 Aceh Utara Seksi I Lhokseumawe dan Leader CRU Cot Girek bersama warga menyusuri hutan kawasan Dusun Sarah Raja Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (12/03/2020).

Penyusuran dilakukan guna memantau pergerakan kawanan gajah liar yang sebelumnya diinformasikan sempat memasuki perkebunan warga yang tak jauh dari pemukiman penduduk. Dalam penyusuran itu tim mendapati beberapa kotoran gajah dan bekas jejak. 

Tak hanya itu, beberapa jenis tanaman pertanian milik warga juga porak-poranda diamuk satwa liar yang dilindungi itu. Dari hasil penyusuran, tim memastikan dalam kawanan gajah liar tersebut terdapat bayi gajah sebagaimana melihat dari bekas jejaknya.

Sementara itu Kepala Dusun Sarah Raja, Zulkifli, kepada Acehasia.com, mengatakan, gajah-gajah liar tersebut hingga Rabu malam (11/03/2020) masih bertahan di kebun warga. Namun saat dilakukan penyusuran, satwa itupun mulai meninggalkan lokasi.

Warga, sebut Zulkifli, sejak sepekan terakhir juga telah berupaya melakukan penghalauan dengan cara membunyikan meriam ke udara. Akan tetapi upaya itu tidak begitu membuahkan hasil, sebab menurut Zulkifli, gajah liar waktu itu mengabaikan pengusiran sehingga sulit untuk digiring keluar.

“Sejak sepekan inilah kami mencoba untuk menghalau gajah-gajah liar itu menggunakan meriam karbit, akan tetapi sulit untuk menggiring mereka keluar karena tidak peduli lagi dengan suara meriam. Banyak tanaman yang dirusak, seperti pinang, sawit, nangka, dan cabai,” ujar Zulkifli.
Personel Resort KSDA 11 Aceh Utara Seksi I Lhokseumawe, Nurdin, mengatakan, dari hasil penyusuran pihaknya bersama warga Leader CRU menunjukkan kawanan gajah tidak terpantau. Namun, dipastikan masih berkeliaran di sekitar itu.

“Tadi gajahnya tidak terpantau, dari hasil penyusuran kami hanya menemukan kotoran gajah yang sepertinya itu sisa tadi malam dan beberapa tanaman pertanian yang dirusak. Kemungkinan gajahnya masih di sekitar kebun warga, dan sepertinya akan kembali lagi,” kata Nurdin.

Dalam hal ini pihaknya turut menyerahkan bantuan kepada warga setempat berupa bantuan petasan sebagai bentuk antisipasi jika gajah-gajah tersebut kembali memasuki areal perkebunan. Warga juga dihimbau  agar segera memberitahukan pihaknya dan CRU Cot Girek jika gajah-gajah itu kembali lagi. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More