www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Suhaimi Hamid Terima Penghargaan dari Menteri LHK

0 673

Acehasia.com | Bireuen – Ketua Umum Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Peusangan Aceh, Suhaimi Hamid, menerima penghargaan sebagai penggiat Konservasi Sungai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Pengharagaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya pada kegiatan Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) di Desa Oro-oro Ombo, Kota Batu, Jawa Timur, pada Kamis (5/12/19).

Suhaimi mengaku bersyurkur atas terpilihnya ia sebagai penggiat konservasi sungai dari KLHK, pasalnya ia salah satu dari delapan orang yang menerima penghargaan se Indonesia.

Perjuangan pihaknya melalui FDKP terus dilakukan tanpa mengharap imbalan, di mana pihaknya terus mendorong para pihak agar terlibat aktif dalam rangka melaksanakan rehabiltasi  hutan dan lahan.

“Kemarin, tim penilai dari KLHK turun guna mengecek langsug kerja-kerja forum, salah satu yang dilihat adalah kesukseskan pengelolaan dan perlindungan Sub DAS Pandrah, dimana kita mampu merehabilitasi lahan kritis di sana dengan bekerjasama dengan PDAM Krueng Peusangan,” ujar Suhaimi Hamid.

DAS Peusangan, kata dia, merupakan DAS prioritas nasional, sehingga pihaknya terus mendorong dan mengajak pemerintah dan private sector agar berkontribusi melindungi dan mengelola DAS Peusangan secara terpadu dan berkelanjutan.

“DAS Peusangan merupakan sumber penghidupan bagi 1 juta lebih penduduk yang tinggal di Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah dan Kota Lhokseumawe, bila kita tidak melindungi DAS ini, maka ancaman krisis air di depan mata,” ucap Suhaimi Hamid.

Suhaimi juga menjelaskan bahwa kerja-kerja FDKP selama ini tidak terlepas dari dukungan para pihak, terutama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Krueng Aceh yang selalu mendukung penyediaan bibit untuk kegiatan konservasi.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bimbingan dari BPDASHL Krueng Aceh serta pihak-pihak terkait lainnya, mari kita mengelala DAS Peusangan secara terpadu dari hulu ke hilir,” pesan Suhaimi Hamid.

Sementara itu, Kepala BPDAHSL Krueng Aceh, Eko Nurwijayanto, menyatakan mendukung kerja-kerja Forum DAS (Fordas), baik Fordas Peusangan maupun fordas lainnya di provinsi Aceh.

BPDASHL Krueng Aceh akan terus berkaloborasi dengan FDKP guna memfasilitasi kelopok tani binaan FDKP untuk mendapatkan Kebun Bibit Rakyat (KBR).

“Kita juga akan terus mendukung FDKP dengan menyediakan bibit, baik bibit tanaman produktif maupun bibit tanaman lainnya,” ucap Eko yang turut hadir pada acara GNPDAS tersebut.

Ia juga mengaku akan memberikan bibit pohon macadamai kepada FDKP, menurut dia, mancadamai menjadi pohon pioritas utama yang dikembangkan oleh KLHK saat ini. (Ril/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More