www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Sudah Mampu Secara Ekonomi, 42 Peserta KPM PKH Mengundurkan Diri

0 528

Acehasia.com | Aceh Utara – Sebanyak 42 peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) mengundurkan diri di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara. Jumlah itu tentunya belum final dan terus bergerak dinamis.

Koordinator PKH Kecamatan Paya Bakong, Asrizal, menyebutkan, sewaktu-waktu dapat saja jumlah peserta semakin bertambah seiring dengan fenomena penempelan stiker ke rumah-rumah KPM PKH yang ternyata memberikan “efek kejut” secara moral sehingga membuat mereka malu dengan pelabelan “keluarga kurang mampu”.

Terutama terhadap keluarga-keluarga yang sudah mampu secara ekonomi, perlahan namun pasti satu persatu peserta yang merasa risih dengan label tersebut belakangan menyatakan mengundurkan diri secara sukarela.

Pengunduran diri disebabkan setelah Pendamping PKH menempelkan stiker disetiap rumah KPM penerima bantuan PKH sebanyak 1.430 peserta di 39 desa dalam Kecamatan Paya Bakong.

“Mereka yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan dan pertimbangan, ada yang sudah sejahtera dan mampu secara ekonomi, sehingga merasa diri tidak pantas lagi menerima bantuan PKH, ada juga yang merasa malu dengan penempelan stiker PKH,” kata Asrizal, Rabu (26/02/2020).

Namun, sambungnya, ada sekitar 50 peserta yang sudah sejahtera akan tetapi enggan mengundurkan diri dengan alasan bahwa bantuan PKH ini diberikan oleh Pemerintah dan tidak dipilih oleh masyarakat sehingga menurut mereka masih layak didapatkan.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk turut mengawasi keberadaan stiker PKH disetiap rumah keluarga penerima bantuan PKH, karena apabila stiker ini terlepas atau melepas dengan sengaja maka siap untuk dikeluarkan atau graduasi dari penerima bantuan PKH.

Pendamping PKH, Ridwan, mengatakan pihaknya tidak dapat mempertahankan penerima yang sudah sejahtera untuk terus mendapatkan bantuan PKH mengingat bantuan itu merupakan bantuan Pemerintah yang diberikan untuk masyarakat miskin dan tidak mampu secara ekonomi.

“Di Kecamatan Paya Bakong masih banyak yang belum tersentuh bantuan PKH. Sehingga dengan adanya peserta yang mundur dan sejahtera, kedepan dapat kesempatan diperoleh oleh orang lain lagi,” tegas Pendamping PKH Ridwan. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More