www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Silaturahmi Ke Unsyiah, Pangdam IM Ajak Saling Dukung Cegah Covid

0 466

Acehasia.com | Banda Aceh – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Hasanuddin melakukan kunjungan guna menjalin silaturahmi ke Universitas Syiah Kuala. Kehadiran Pangdam disambut oleh Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng di Ruang Kerja Rektor kampus setempat. Senin (4/5/2020).

Pangdam hadir bersama pejabat IM lainnya yakni Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis, Aster Kodam IM Kolonel Inf M. Yamin Dano, Danpomdam IM Kolonel CPM Zulkarnain dan Kapendam IM Kolonel Inf Usik Samwa.

Sementara pejabat Unsyiah yang hadir adalah Wakil Rektor II Dr. Ir. Agussabti dan Wakil Rektor IV Dr. Hizir. Pertemuan ini berlangsung dengan menjaga protokol pencegahan Covid-19.

Pangdam juga menunjukkan dukungannya atas upaya Unsyiah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Menurutnya, semua pihak harus bersatu untuk mengatasi pandemi ini.

Pangdam mencontohkan, selama pandemi ini setiap harinya dibutuhkan sekitar 300 APD di RSPAD. Kebutuhan ini akan sulit terpenuhi sekiranya tidak ada dukungan dan keterlibatan dari semua pihak.

“Virus Corona ini kan musuh kita bersama. Jadi kita harus saling mendukung untuk mencegah penyebarannya,” ujar Pangdam.

Rektor dalam sambutannya mengatakan bahwa ia mengucapkan terima kasih atas kesediaan Pangdam IM mengunjungi Unsyiah. Pertemuan ini diharapkan mampu mempererat hubungan kedua institusi ini. Rektor mengungkapkan, selama ini Unsyiah dan Kodam Iskandar Muda telah lama menjalin kerja sama. Misalnya beberapa waktu lalu, Unsyiah mengirimkan sejumlah tenaga pendidikannya untuk mengikuti kegiatan pembinaan mental di Rindam IM, Mata Ie.

“Bahkan pimpinan Unsyiah pertama yaitu Kolonel M Jasin berasal dari kalangan militer yang kala itu menjabat sebagai Pangdam IM. Jadi  Unsyiah dan TNI memiliki hubungan historis yang erat,” ucap Rektor.

Rizal mengungkapkan, saat ini Unsyiah telah berkembang lebih baik dari fasilitas maupun kualitas pendidikannya. Di tingkat nasional, Unsyiah menjadi salah satu perguruan tinggi favorit di luar Jawa. Hal ini terlihat dari 26.000 orang mahasiswa Unsyiah yang berasal dari berbagai daerah. Termasuk 70 orang di antaranya merupakan mahasiswa asing, seperti dari Thailand, Afrika, Palestina, Malaysia dan lainnya.

“Di Unsyiah juga ada mahasiswa dari Papua. Salah satu dari mereka berhasil menjadi lulusan pertama mahasiswa Afirmasi di seluruh Indonesia. Keberhasilan Unsyiah ini, mendapat apresiasi langsung oleh Majelis Adat Papua ketika mereka datang kemari,” ucap Rektor.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan rasa bangga atas semua pencapaian Unsyiah, Ia pun berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik kedua institusi ini. Kodam secara terbuka juga bersedia untuk melakukan kerja sama dengan Unsyiah, demi mewujudkan insan pendidikan yang berkualitas. (Len)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More