www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Setda Aceh Tinjau Beberapa Lokasi Penerapan Gerakan BEREH

0 790

Acehasia.com | Aceh Besar – Gerakan BEREH atau Bersih, Rapi, Estetis dan Hijau yang digalakkan pemerintah lewat seruan Sekretaris Daerah Aceh, telah memberikan efek yang luar biasa. Gerakan serentak yang diterapkan di seluruh Aceh itu bahkan menjadi inspirasi bagi pegawai pemerintah dan kependidikan di Kuta Baro, Aceh Besar. Sabtu, (26/10/19)


Perkantoran, Puskesmas dan Sekolah Menengah Atas di Kuta Baro Aceh Besar kini berbenah. Saat ketiga lokasi itu ditinjau, Sekda Taqwallah langsung memberikan pujian.

“Luar biasa sudah. Semoga bisa dipertahanan.”ucap Taqwallah.

Kepala SMA Negeri 1 Kuta Baro Aceh Besar, Khairani, mengatakan gerakan BEREH yang dipelopori oleh Taqwallah punya efek yang luar biasa bagi sekolahnya.

“Dengan ada gerakan BEREH oleh Pak Sekda, kita merasakan nikmat bersih. Indah itu nyaman sekali rupanya,” katanya.

Para guru di SMA 1, selalu membersihkan meja kerja sebelum pulang dari sekolah. Mereka juga menginstruksikan para siswa untuk senantiasa menjaga kebersihan sekolah.

Senada dengan Khairani, Camat Kuta Baro, Bustamam, mengatakan arahan Sekda saat mengumpulkan seluruh camat dan tenaga kesehatan Aceh Besar beberapa waktu lalu di Meuligoe Wali Nanggroe, telah membekas di benaknya. Ia bahkan memberikan arahan khusus pada seluruh pegawai di kantor kecamatan untuk selalu menjaga kebersihan di tempat kerja.

“Gedung tua yang sangat rapi,” kata Taqwallah.

Kantor itu dibangun pada tahun 1987. Meski sudah berumur tua, kantor itu masih tertata baik, bunga-bunga ditata rapi di tiap ruangan.

“Semoga Aceh Besar jadi contoh (penerapan gerakan BEREH). Ini kantor tua yang sangat tertata. Mudah-mudahan bisa dipertahankan,” kata Taqwallah.

Selain itu, Taqwallah beserta rombongan juga mengujungi Museum Aceh. Menurutnya, museum adalah tempat untuk melihat benda-benda yang patut mendapat perhatian umum, karena itulah keindahan dan kebersihan tempat sudah seharusnya disuguhkan untuk pengunjung.

Saat memasuki kawasan Museum Aceh, Sekda memuji kondisi taman yang sudah bersih dan tertata rapi. Kemudian, kondisi serupa juga dilihat Sekda di dalam Rumoh Aceh dan Gedung Pameran Tetap.

Taqwallah berpesan agar kondisi demikian dapat terus dipertahankan. Dengan bersihnya lingkungan Museum, maka akan menghadirkan kenyamanan bagi pengunjung.

Namun demikian, Sekda masih mendapati beberapa kondisi berdebu disejumlah meja dan kaca jendela. Rumput halaman yang dibairkan layu juga kondisi kamar mandi yang masih terdapat kran rusak dan kondisi air kolam di bagian tengah museum yang kotor dan berlumur.

Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Zulkifli, mengatakan pihaknya akan mendorong pengelola kantin Museum Aceh untuk segera membenahinya.

Selain itu, Zulkifli juga menyambut baik penerapan gerakan BEREH yang diinstruksikan oleh Plt Gubernur Aceh itu.

“Saya kira positif ya, karena kalau ingin meningkatkan kinerja tentu harus menghadirkan kondisi lingkungan yang bersih, semoga program ini terus berjalan,” ujar dia.

Dalam kunjungan ke dua lokasi itu, Sekda Taqwallah ikut didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto, Kepala Biro Isra dan Kepala Biro Ekonomi Setda Aceh. (Ril/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More