www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Seruan Aksi Jilid ke 3, AMA: DPRA khianati Amanah Rakyat Aceh

0 363

Acehasia.com, Banda Aceh | Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Aceh (AMA) kembali menggelar aksi di gedung DPRA, Kamis (10/9/2020).

Mahasiswa menuntut komitmen DPRA pada aksi sebelumnya, dimana pihak DPRA berkomitmen untuk memanggil PLT gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam jangka waktu 2×24 jam dan mempertanyakan terkait dana penanganan covid-19. Aksi tersebut dimulai pada pukul 14.00 WIB dan di iringi dengan orasi dari beberapa ketua BEM.

Pantauan Acehasia.com dalam Orasinya, para mahasiswa mengatakan bahwa DPRA telah mengkhianati amanah rakyat Aceh.

“Ini kali ketiga kami mendatangi kantor DPRA. Tuntutan kami hanya untuk memanggil dan  Mengevaluasi kinerja Plt Gubernur Aceh karena sebelumnya mahasiswa memberikan tenggang waktu selama  2×24 Jam untuk memanggil Plt Gubernur Aceh dan mempertanyakan terkait transparansi anggaran covid-19,” teriak mahasiswa dalam orasi.

Dalam aksi tersebut hanya terlihat  8 anggota dewan yang keluar untuk menjumpai Mahasiswa, namun ketua DPRA Aceh tidak terlihat untuk menjumpai massa aksi.

Mahasiswa meminta pihak DPRA agar menelpon PLT gubernur Aceh di depan massa aksi untuk menyuruh Plt Gbernur Aceh datang ke kantor DPRA.

Sementara itu, wakil III DPRA Safaruddin S.sos M.sp memberikan tanggapan bahwa mereka telah menjalankan tugasnya sesuai dengan poksi dari legislatif. Beliau mengatakan bahwa mereka telah menyurati pihak eksekutif agar dapat berhadir untuk mempertanggungjawabkan terkait dana penanggulangan covid-19.

 “Tuntutan kalian sudah kami bahas, dan menyiapkan jadwal paripurna interpelasi terhadap plt gubernur Aceh,” terangnya.

“Kami telah melakukan fungsi kami sebagai legislatif, kami telah melakukan fungsi kami sebagai lembaga pengawas bagi eksekutif, tinggal menunggu seluruh fraksi untuk menyetujui interpelasi.” Tegasnya.

Korlap aksi Dede Adistira mengatakan mereka tidak ingin mendengarkan janji janji palsu dari DPRA.

“Kami sudah menunggu 2×24 jam dan pihak DPRA juga tidak dapat menghadirkan PLT gubernur Aceh Nova Iriansyah, namun malah ketua DPRA Aceh juga tidak berhadir,” tegasnya.

Lebih lanjut, wakil ketua BEM universitas Syiah Kuala mengatakan bahwa, mahasiswa mengusung mosi tidak percaya terhadap terhadap DPRA sebab mereka sangat lemah dalam menjalankan tugasnya, dan juga DPRA telah gagal mendatangkan PLT gubernur Aceh dan ketua DPRA. Aksi ini diakhiri dengan penempelan stiker “Dicari PLT gubernur Aceh Nova Iriansyah”. [Dedy]

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More