www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Sempat Gegerkan, Isu Lockdown Tiga Hari di Aceh Barat Hoax

0 495

Acehasia.com | Aceh Barat – Isu lockdown selama tiga hari di Meulaboh dan sekitarnya dikabarkan Hoax, sebelumnya masyarakat Kabupaten Aceh Barat sempat resah akibat isu lockdown yang menyatakan akan berlangsung selama tiga hari, dan semua aktvitas dihentikan sementara selama lockdown, seluruh pasar ditutup guna mencegah penyebaran Covid-19 yang berlangsung mulai Senin, (30/03/2020).

Isu miring ini langsung dibantah oleh Pemerintah Kabupaten setempat. Melalui Amril Nuthihar selaku Juru bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Ia mengatakan kabar yang membawa panic buying di tengah masyarakat itu sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Amril mengatakan hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Aceh Barat belum membahas bahkan belum mengeluarkan himbauan untuk melakukan lockdown.

“Kita berharap  masyarakat jangan panik dan percaya informasi hoax tersebut. Belum ada aturan maklumat untuk lockdown seperti isu berkembang,” ucap Amril.

Amril menjelaskan, hingga saat ini pemerintah baru melakukan aktifitas antisipasi dengan cara melakukan pemantauan kepada masyarakat yang baru pulang dari tempat berpergian, baik luar daerah maupun luar negeri.

Adapun kebijakan lain yang saat ini sudah diberlakukan oleh Pemerintah yaitu membentuk Posko Gugus Kerja Penanggulangan Covid-19 di setiap Desa di kabupaten setempat.

Posko itu sendiri digunakan untuk  melakukan pemantauan bagi warga yang baru pulang dari luar daerah ataupun pendatang yang berada di Desa tersebut.

Mewakili Pemerintah Daerah, Amril meminta agar masyarakat selalu waspada dan hati-hati terhadap isu yang berkembang dimasyarakat. Saat ini pemerintah sedang melacak siapa penyebar hoax yang telah membuat masyarakat panik.

Pantauan Acehasia.com pada senin pagi saat mendatangi pasar Bina Usaha di Jl H. Dawood Dariyah, terlihat masyarakat masih banyak yang pergi kepasar untuk membeli kebutuhan pokok, warga disana menggunakan masker untuk antisipasi.

“Dua hari yang lalu saya mendengar kabar kalau seluruh kedai di Meulaboh akan tutup, saya sudah membeli stok untuk bahan pokok tetapi tidak sampai memborong semuanya. Kita juga butuh ikan segar dan sayuran yang tidak layu, dan dipasar tempatnya, kalau ke pasar saya menggunkana masker dan ketika pulang langsung mencuci tangan sesuai protokol kesehatan,” ujar Wati salah satu pembeli. (Len)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More