www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

SAR berasil lakukan Medivac terhadap ABK Kapal CP Europe

0 939

acehasia.com Lhokseumawe– Satu orang anak buah kapal CPO Europe dari Cina menuju Brazik mengalami kecelakaan kerja saat sedang melintah kawasan Selat Malaka dan sangat dekat dengan Kota Lhokseumawe. Tim SAR bersama sejumlah unsur gabungan lainnya seperti Imigrasi, Karantina, Bea Cukai, KPLP, KKP serta Pelni dan Nelayan setempat berasil mengevakuasi korban yang memerlukan pertolongan medis. Kamis (18 Juli 2019)

Sekitar jam 20 wib, tim Gabungan tersebut menggunakan kapal nelayan menuju lokasi kapal CPO Europe berjarak sekitar 2 mil dari pelabuhan krung gukuh, Aceh Utara untuk melakukan evakuasi seorang ABK yang mengalami kecelakaan kerja.

ABK kapal CP Europe, Emerson Flores Yatco yang berwarga negara Filipina tersebut di evakuasi karena mengalami cidera pada tangan kirinya yang membengkak untuk dibawa ke rumah sakit guna mendapat perawatan medis.

Kejadian tersebut terjadi saat kapal CPO Europe yang melakukan perjalanan dari Cina menuju Brazil tengah berada di kawasan Selat Malaka, atau di wilayah Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Klas IV Lhokseumawe (KSOP), sehingga pihak kapal meminta bantuan dari SAR untuk melakukan evakuasi.

Usai di evakuasi sekitar pukul 21.30 WIB, ABK tersebut yang didampingi pihak agen dari PT. Pelni langsung dibawa ke rumah sakit MMC Lhokseumawe untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak Agen PT Pelni, T Syawaluddin menjelaskan “ Informasi dari SAR Banda Aceh untuk kru MV CPO Europe dari China, salah satu kru tangannya sakit untuk pastinya kita belum tau. Kita kemudian melakukan koordinasi dengan berbagai instansi dari karantina, imigrasi, bea cukai, dan kita agen bersama SAR Bireuen dan Lhokseumawe melakukan evakuasi dari laut.

Syawaluddin juga menambahkan “ sebenarnya bukan tidak ada izin Cuma alangkah baiknya dilanjutkan ke Banda Aceh karena disana rumah sakitnya lebih lengkap, untuk selanjutnya kita lihat apa tindakan dokter kalau mampu ditangani disini kita tuntaskan sehingga sampai pemulangannya. Sebelumnya, proses evakuasi sempat terkendala karena belum ada izin yang dikeluarkan pihak imigrasi lhokseumawe, sehingga proses evakuasi baru dapat di lakukan sesudah izin dikeluarkan oleh pihak imigrasi kota lhokseumawe.(Zik)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More