www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Sanggar Seni Seulaweut Laksanakan DKD Tahunan

0 626

Acehasia.com | Banda Aceh – Unit Kegiatan Khusus Sanggar Seni Seulaweuet (S3) UIN Ar-Raniry melaksanakan kegiatan DKD (Droe Keu Droe) di Aula Labschool Banda Aceh, (29/12/2019).

Kegiatan ini berlangsung antusias diawali dengan pembukaan Ayat suci Al-Qur’an dan shalawat badar serta dengan sambutan tari Ranup Lampuan.

Nur Faizi, selaku ketua panitia memberikan laporan kegiatan atas partisipasi kawan se anggota S3 yang telah berhadir dan membantu dalam acara ini.

Faizi juga sangat gembira karena kali ini anak kelahiran Tanggerang ini bisa memimpin acara tahunan sanggar di tahun ini.

“Ada sekitar 61 para anggota baru S3 yang sedang berjuang di acara Droe Keu Droe. Diantaranya laki-laki ada 17 orang dan perempuan ada 44 orang,”katanya.

Ketua Umum S3, Irfan Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga S3 khususnya dan kepada anggota baru yang sudah setia menjalankan latihan rutinnya dalam mengembangkan bakat di kesenian budaya Aceh.

“Dengan adanya acara tahunan seperti ini agar para kader anggota baru regenerasi bisa menjadi penari yang layak tampil di panggung kecil maupun besar. Ini tempat awal mula menuju kepada jembatan karir tari seni buday,”ujarnya.

Ia berpesan kepada anggota baru untuk terus setia sama sanggar, terus latihan kalian ini orang terbaik yang kami pilih dalam proses rekrutmen.

“Saya dulu juga pernah seperti kalian, sama-sama belajar dari nol dan diberikan seni serta amanah tanggung jawab untuk kepengurusan sanggar, maka jadilah bunga sanggar yang wangi baunya sampai ke pelosok dunia,”ucapnya saat memberikan arahan.

Warek III UIN Ar-Raniry, Saifullah, dalam sambutannya menjelaskan hal penting untuk di jaga dengan baik jati diri organisasi kampus. Ia mengatakan bahwa organisasi itu sendiri yang juga membantu kampus untuk mendapatkan peringkat terbaik.

Seluruh UKK (Unit Kegiatan Khusus)  dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) menjadi bagian dari peluru dari senjata UIN untuk bertempur.

“Sesama organisasi kampus terus membangun jaringan kerjasama dan silaturahmi yang positif dan bernilai solidaritas yang tinggi,” tuturnya.

Ia juga berpesan kepada anggota sanggar supaya menjadi pundak yang berkontribusi untuk melestarikan kebudayaan Aceh. Baik itu dalam tarian, drama Aceh serta musik tradisi.

Saifullah juga berharap tahun yang akan datang terus berupaya dalam pergerakan yang lebih baik lagi dan menjadikan solidaritas yang berseni juga sebagai perjuangan para senior dan alumni dahulu saat awal mula dibangun hingga sekarang.

Acara tahunan ini turut mengundang sejumlah komunitas kesenian kampus dan juga luar kampus dan di hadiri juga oleh para seniman Aceh  serta alumni S3 khususnya. (Fauzan/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More