www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Residivis Kasus Narkoba Aniaya Isteri, Ancaman 10 Tahun Penjara

0 615

Acehasia.com | Aceh Utara – Residivis kasus narkoba kembali dibekuk Polisi di rumahnya, Selasa (18/02/2020). Kali ini, ia dibekuk oleh Penyidik Unit PPA Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Utara dan Polsek Tanah Jambo Aye atas dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Residivis itu adalah N (32), tercatat sebagai warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. N dibekuk atas dasar Laporan Polisi Nomor : LP / 162 / XI / Res.1.24 / 2019 / Aceh / Res Aut / SPKT, 06 Desember 2019 dan Laporan Polisi Nomor : LP / 08 / I / Res.1.24 / 2020 / Aceh / Res Aut / SPKT, 31 Januari 2020.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim, AKP Adhitya Pratama, menjelaskan kronologi kejadian hingga akhirnya N dibekuk Polisi. Dimana bahwa N pada 30 November 2019 lalu menganiaya isterinya, S (26). Padahal, S baru saja mmelahirkan tujuh hari lalu.

Tak sampai disitu, pada 31 Januari 2020 S kembali mengalami penganiayaan (KDRT) dari suaminya, N. Kejamnya sang suami saat itu memukuli korban disaat korban sedang menggendong bayinya. Korban ditendang, dipukul di bagian kepala, bahkan diseret oleh pelaku N yang tak lain suaminya sendiri.

“Pada November 2019, korban sedang dirumahnya karena baru tujuh hari melahirkan. Lalu, datang terlapor (pelaku, N) mengajak korban kerumah orangtua N. Namun, korban mengaku tidak sanggup karena baru melahirkan sehingga terlapor marah dan memukuli korban dan menyeretnya,” kata Adhitya, Rabu (19/02/2020).

Kejadian serupa tak sampai disitu saja, S kembali dianiaya pelaku. Bahkan saat itu korban sedang menggendong bayinya. Korban kemudian diamankan dan dilerai oleh seorang saksi.

“Korban, pada 31 Januari 2020 sedang berada dirumah menggendong anaknya tiba – tiba datang terlapor dari belakang dan langsung menendang punggung korban hingga terjatuh bersama anaknya. Terlapor kembali memukul kepala dan badan korban menggunakan tangannya,” tukas Adhitya.

Kemudian Polisi berdasarkan bukti permulaan yang cukup, pada Selasa kemarin melakukan penangkapan setelah peroleh informasi bahwa N sedang berada di rumahnya. “N ditangkap di rumahnya, dan langsung dibawa ke Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut,” imbuh Adhitya.

Akibat kasus tersebut, pelaku N diterapkan Pasal Pidana yaitu Pasal 44 Ayat (1) dari UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga / KDRT Jo Pasal 351 KUHP dengan ancaman 10 (sepuluh) tahun penjara. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More