www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Reses Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh, Persoalan Pemuda Akan Dibahas Dalam Parlemen

0 748

Acehasia.com | Aceh Utara – Pemuda se Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara menyampaikan beragam hal kepada anggota DPRA Fraksi Partai Aceh yakni Mawardi M atau Tgk Adek, pada Workshop Kemandirian Pemuda Gampong dalam rangka masa reses II di tahun 2019, Rabu (18/12/2019) sore.

Reses yang berlangsung di Balai Panglateh Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara ini juga melibatkan pengurus Forum Masyarakat Lhoksukon (Formal), Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Aceh Utara, dan Tim Program Inovasi Desa (PID) Kecamatan Lhoksukon.

Pemuda yang hadir turut mempertanyakan nasib mereka yang terbentuk di setiap desa terutama bagaimana dalam pengelolaan dana desa dan bagaimana pemuda bisa mendapatkan regulasi serta perhatian penuh dari pemerintah baik Daerah Provinsi maupun Pusat.

Menyikapi persoalan ini anggota DPRA Fraksi Partai Aceh, Mawardi M atau Tgk Adek, mengatakan bahwa pemuda sebenarnya memiliki potensi untuk berkembang. Untuk itu dirinya akan mencatat berbagai keluhan dan masukan dari unsur pemuda tersebut untuk selanjutnya menjadi bahan pembahasan dalam parlemen.

“Ada banyak hal yang kita serap pada kegiatan ini, yang pertama tentang keterlibatan pemuda di dalam pengelolaan dana desa dan juga tentang kondisi-kondisi di Aceh yang kekinian. Tetapi ada beberapa masukan bahwa kurangnya perhatian Pemerintah, kurangnya pelatihan dan juga tidak ada sebuah regulasi yang mengatur tentang bagaimana kepemudaan ini,” kata Tgk Adek. 

Dikatakan, sesuai dengan fungsi anggota DPR Aceh pihaknya akan mencatat persoalan ini dan menjadi bahan masukan. Pemerintah harus hadir untuk menyiapkan sebuah perangkat hukumkah ataupun dalam bentuk bagaimana bisa menjawab persoalan pemuda baik dari segi sumber manusia maupun pelatihan-pelatihan.

“Dan apa yang kami serap hari ini mungkin akan menjadi bahan di parlemen untuk kita bahas dan siap perjuangkan tentang kondisi pemuda. Karena bagaimanapun kita ketahui pemuda adalah merupakan tolak ukur daripada sebuah keberhasilan pembangunan itu sendiri,” tukas Tgk Adek.

Sementara yang sangat krusial menurutnya, pihaknya melihat bahwa pentingnya pelatihan tentang inovasi kepemudaan dan juga tentang bagaimana membentuk karakter pemuda yang inovasi, inovatif dan kreatif mengingat itu belum ada. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More