www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Relokasi Pasar Peunayong Akan Dilakukan Awal Maret

0 607

Acehasia.com | Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh akan segera merelokasikan Pasar tradisional Peunayong Banda Aceh ke pasar terpadu yang terletak di Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Relokasi rencananya akan dilakukan pada awal Maret mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Banda Aceh, M. Nurdin. Kamis, (30/1/20)

Kata Nurdin,  pemindahan lokasi pasar berdasarkan beberapa latar yang diantaranya meliputi penataan dan pengembangan Kota, pemerataan dan pendistribusian ekonomi pada kawasan pesisir serta mendukung konsep pembangunan kawasan PPS Kutaraja.

“Sebenarnya pasar Peunayong ini kawasan pasar yang sudah cukup lama, kondisinya sudah semakin padat, areanya  pun sangat terbatas, sulit ditata karena kondisinya sempit,” ungkapnya.

Ada sebanyak 539 kios dan meja/lapak yang akan tersedia di pasar terpadu Lamdingin di lahan seluas 2000 meter persegi,

Sebanyak 267 sudah terisi oleh para pedagang yang akan direlokasikan, sisanya 272 kios yang masih kosong untuk para pedagang lainnya. Bagi pedagang yang ingin berjualan, nantinya pemerintah akan membuka pendaftaran secara online.

“Untuk menghindari terjadinya konflik, kita akan melakukan pendaftaran  secara online, jadi sisa meja atau  kios tersebut nantinya akan kita umumkan pendaftaran secara online  kepada masyarakat, tentu dengan persyaratan  utama kita peruntukan kepada pedagang dan pendaftaran ditutup setelah kuota penuh,”jelas Nurdin.

Para pedagang pasar yang akan dipindahkan diantaranya pedagang ikan, sayur/nasabe, unggas, daging dan bumbu. Sedangkan untuk pasar Kartini dan  lainnya secara bertahap akan ditata ulang.

Selain menata dan menertibkan pasar baru, kata Nurdin, kebijakan ini juga bertujuan untuk merubah lokasi Lamdingin yang sepi menjadi lokasi ekonomi masyarakat dan juga untuk mendekatkan akses masyarakat pesisir ke pusat pasar

Lokasi pasar lama nantinya akan didirikan sebagai pusat kuliner Kota Banda Aceh.

“Kenapa tidak sekaligus dengan pasar Kartini atau pasar-pasar lain, intinya kita mempertahankan kawasan Peunayong sebagai pusat perdagangan dan pusat kuliner, serta mengembangkan kawasan  Lampulo dan Lamdingin sebagai  kawasan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Nurdin.

Pusat kuliner yang akan dibangun ini juga sebagai pendukung konsep waterfront city yang dicanangkan oleh pemerintah kota Banda Aceh. Konsep kuliner itu nanti akan mengikuti konsep seperti yang sudah ada di kawasan Krueng Aceh, yaitu Peunayong Kuliner Riverwalk. (Ril/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More