www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Puluhan Putra/i Dari Tujuh Kafilah Bersaing Pada MTQ Lhoksukon

0 680

Acehasia.com | Aceh Utara – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) kembali digelar ditingkat Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara setelah 20 tahun ditiadakan. MTQ yang ke 35 di tahun 2020 ini turut mengangkat tema “Alqur’an Sebagai Pembentukan Kepribadian Umat”.

Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf atau Sidom Peng turut membuka pelaksanaan MTQ ke 35 yang berlangsung di lapangan upacara Lhoksukon, Rabu (15/01/2020) malam. Pada kesempatan itu, Fauzi turut melantik dewan hakim yang akan bertugas selama berlangsungnya MTQ hingga 18 Januari 2020.

Ketua Panitia, Tgk. Shaifuddin Fuady, menyebutkan dasar pelaksanaan MTQ tahun ini sebagaimana Surat Keputusan Camat Lhoksukon Nomor : 188.4/04/C.LSK/2019 tentang pembentukan Panitia Pelaksana MTQ ke 35 tingkat Kecamatan Lhoksukon tahun 2020.

“MTQ ini dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan pemahaman dan pengamalan isi kandungan Alqur’an. Tujuannya, dari pelaksanaan MTQ ini adalah merupakan seleksi di tingkat Kecamatan yang nantinya akan diikutsertakan pada seleksi tingkat Kabupaten,” kata Tgk Shaifuddin Fuady.

Pada MTQ kali ini pihaknya mencatat ada sejumlah 69 peserta yang ikut bersaing dari tujuh Kafilah yaitu Kafilah Kemukiman Ara Bungkok, Kafilah Kemukiman Lhoksukon Tengah, Kafilah Kemukiman Matang Ubi, Kafilah Kemukiman Lhoksukon Barat, Kafilah Kota Lhoksukon, Kafilah Al-Muslimun dan Kafilah PGRI Lhoksukon.

Sedangkan untuk cabang yang diperlombakan meliputi cabang Tilawah Qur’an, Tartil Qur’an, Hifdhil Qur’an plus Tilawah satu juz, Hifdhil Qur’an plus Tilawah lima juz, dan Syahril Qur’an. Pihaknya selaku panitia juga menyampaikan terimakasih dan permintaan maaf kepada semua pihak.

“Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila pada penyelenggaraan MTQ ini terdapat kekurangan yang mungkin kurang berkenan dihati hadirin sekalian. Maklum, kita sudah lama tidak mengadakan MTQ, mungkin 20 tahun lebih dan tiba-tiba kita mulai di angkatan ke 35 ini,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf mengatakan MTQ di tingkat Kecamatan supaya dilakukan rutin setiap tahun sebelum dimulai di tingkat Kabupaten dan tentunya ini semua mendapatkan dukungan penuh. Hal ini, kata Fauzi, merupakan harapan dari tokoh-tokoh Ulama di Kabupaten Aceh Utara.

Dalam hal ini ia juga meminta kepada seluruh Geuchik maupun perangkat desa untuk saling bekerjasama melahirkan generasi MTQ di tingkat desa dan Kecamatan. Ia berharap, peserta MTQ kali ini di tingkat Kecamatan Lhoksukon dapat terpilih menjadi kafilah tingkat Kabupaten dan mewakili daerah di tingkat Provinsi nantinya.

“Maka dari sini, Geuchik secara keseluruhan perangkat desa supaya generasi MTQ ini lahir di tingkat desa dan kecamatan maka perlu adanya balai-balai pengajian. Dan, kemungkinan setelah lebaran nanti di tahun ini MTQ akan kita langsungkan di tingkat Kabupaten,” kata Fauzi. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More