www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

PHE NSB Bekali Jurnalis Aceh tentang Pemahaman Industri Migas

0 749

Acehasia.com| Banda Aceh– PT Pertamina Hulu Energi (PHE) NSB menggelar edukasi Migas untuk jurnalis di Hotel Mekkah, Banda Aceh. Kegiatan ini bekerja sama dengan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) itu diikuti puluhan jurnalis dengan wilayah kerja Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur dan Banda Aceh. Kamis (25 Juli 2019).

Pada sesi pertama, edukasi migas tersebut menghadirkan pemateri David Eka Issetiabudi, wartawan Bisnis Indonesia yang membahas tentang etika dan teknik penulisan saat meliput isu migas. Hadir sebagai moderator Verda Nano Setiawan yang merupakan wartawan katadata.

Sesi dua dilanjutkan dengan pengenalan regulasi tentang keselamatan di industri Migas yang disampaikan oleh BPMA. Dalam materi BPMA juga turut dibahas industri migas untuk mendukung pembangunan perekonomian Aceh.

Dalam sambutannya, Armia Ramli selaku Field HR and General Affairs Superintendent PHE NSB mengatakan, workshop edukasi migas untuk jurnalis ini merupakan prakarsa PHE NSB-NSO yang didukung BPMA dan SKK Migas.

“Workshop ini untuk meningkatkan pemahaman jurnalis terkait kegiatan industri hulu migas. Kami percaya dengan meningkatnya pemahaman jurnalis terhadap mekanisme industri hulu migas di Indonesia, khususnya di Aceh maka informasi yang disajikan kepada masyarakat di media akan menjadi informasi yang akurat, dan menjadi tolak ukur bagi masyarakat untuk mendukung industri hulu migas,” ujar Armia.

Sebagai perusahaan milik negara, lanjut Armia, selain berkontribusi penuh untuk masukan negara dan ketahanan energi bangsa, PHE NSB-NSO juga berkomitmen menciptakan dampak sosial yang positif dan berkesinambungan bagi masyarakat sekitar wilayah operasi dan masyarakat Aceh dan Indonesia umumnya.

“PHE NSB-NSO juga terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terkait industri hulu migas. Tentunya yang kita laksanakan dan ikuti hari ini merupakan salah satu sarana untuk mencapai tujuan tersebut,” pungkas Armia Ramli.

Sementara Plt. Kepala BPMA, Azhari Idris, diwakili Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal, Radhi Darmansyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa perlunya dukungan semua pihak untuk keberlangsungan industri migas di aceh karena industri mendatangkan investasi yang besar dan memberikan manfaat besar bagi pembangunan aceh kedepan.

“Sekarang industri hulu migas aceh kita kelola sendiri dibawah BPMA, sehingga tentu dapat memberikan dampak yang besar dari sisi pemasukan untuk mensejahterakan masyarakat aceh, oleh karena itu industri ini membutuhkan dukungan dari semua pihak dan khususnya para wartawan untuk menumbuhkan persepsi positif masyarakat dan pemangku kepentingan dengan pemberitaan yang baik dari teman-teman media” ungkap Radhi. (Rilis)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More