www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Penuh Haru Doa Bersama Dalam Rangka 21 Tahun Tragedi Simpang KKA

0 463

Acehasia.com | Aceh Utara – Suasana haru iringi doa bersama dalam rangka memperingati tragedi berdarah Simpang KKA yang berlangsung di seputaran Simpang KKA Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (03/05/2020).

Sebagaimana diketahui, tragedi Simpang KKA adalah peristiwa berdarah dan menimbulkan banyak korban yang terjadi pada Senin 3 Mei 1999 pukul 12.30 WIB. Kini, usia tragedi tersebut genap 21 tahun. Masyarakat setiap tahunnya menggelar doa bersama untuk memperingati tragedi itu.

Kali ini, doa bersama digelar oleh ElMansyur Peduli dan Pemuda Simpang KKA secara sederhana dan terbatas mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19 dan mematuhi himbauan Pemerintah. Dalam kesempatan itu, juga diisi dengan menyantuni anak yatim sekaligus buka puasa bersama.

Kegiatan itupun dihadiri Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pase Tgk. Zulkarnaini atau Tgk Ni, Juru Bicara KPA Pusat Azhari Cagee, Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh Tarmizi Panyang, anggota DPRK Aceh Utara Anwar Sanusi, Ketua BRA Aceh Utara Tgk Anwar Ramli, Camat setempat beserta tokoh pemuda dan masyarakat setempat.

Azhari Cage dalam hal ini mengapresiasi Lembaga Elmansyur Peduli dan Pemuda Simpang KKA atas inisiatif mengadakan Peringatan tersebut yang ke 21 tahun. Azhari menyebut, pihaknya tetap mengharapkan agar pihak terkait menuntaskan seluruh isi Nota Kesepahaman MoU Helsinki & UUPA.

“Melalui momentum ini, kita mengharapakan agar menuntaskan seluruh isi Nota kesepahaman MoU Helsinki & UUPA. Hendaknya kita doakan para syuhada yang telah gugur memdapat tempat yang layak, serta keluarga korban diberi ketabahan atas kejadian ini yang sudah terjadi selama dua dekade,” sebut Azhari.

Ketua KPA Wilayah Pase, Tgk Zulkarnaini atau Tgk Ni secara tegas juga berharap hal yang sama. Menurutnya, tragedi Simpang KKA tidak boleh dibiarkan dan tentunya harus saling menuntut kepada Pemerintah Pusat agar keadilan ditegakkan.

Sementara itu Ketua BRA Aceh Utara, Tgk Anwar Ramli berharap kegiatan semacam ini harus terus di dilakukan hingga tahun-tahun yang akan datang demi mengingat sejarah dan mengenanh arwah para syuhada yang syahid dalam tragedi berdarah tersebut. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More