www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Pemko Banda Aceh – Unsyiah Launching Tes Swab Corona Massal

0 438

Acehasia.com | Banda Aceh – Pemko Banda Aceh bekerjasama dengan unsyiah secara resmi launching resmi tes swab massal virus Corona di balai kota, Kamis 4 Juni 2020.

Pemeriksaan medis untuk mendeteksi Covid-19 ini akan menyasar 0,3 persen dari 260 ribu populasi penduduk atau sekira 1.300 warga kota.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan bahwa tes swab massal yang dilakukan ini sebagai salah satu dari tiga syarat penerapan “new normal” yang ditetapkan pemerintah pusat. “Dua  syarat lainnya kita sudah memenuhi, yakni kesiapan fasilitas medis dan tingkat penyebaran yang rendah.”

Dalam sambutanya, Aminullah mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unsyiah atas kerja sama tes swab massal tersebut. Katanya, ini merupakan bagian dari upaya untuk meminimalkan potensi penyebaran pandemi Corona.

“Ini juga kesempatan baik bagi masyarakat untuk memutus mata rantai virus yang belum ada vaksinnya ini. Kalau tes mandiri mahal, ini semua biaya ditanggung Pemko Banda Aceh, sedangkan peralatan dan laboratorium punya Unsyiah,” jelas Aminullah.

Selain tes swab yang juga disebut Polymerase Chain Reaction (PCR), Pemko Banda Aceh juga telah menggelar 2.700 rapid test bagi masyarakat. “Hasilnya ada tiga yang reaktif, namun setelah di-swab hasilnya negatif,” katanya.

Rektor Unsyiah Syamsul Rizal mengatakan, pihaknya memiliki dua unit alat tes PCR dan per harinya mampu menguji 384 spesimen. “Target kita untuk 0,5 persen penduduk Banda Aceh bisa selesai dalam waktu satu minggu.”

“Berdasarkan penelitian terkini, sebanyak 45 persen kasus Corona di dunia adalah orang tanpa gejala. Jadi tes swab ini menjadi penting,” katanya seraya mengapresiasi langkah kerja sama yang diambil Walkot Banda Aceh.

Katanya lagi, tes dengan prosedur pengambilan sampel dari saluran pernafasan  baik dari hidung maupun tenggorokan itu, tidak menyebabkan rasa sakit sebagaimana digembar-gemborkan selama ini. “Hanya ada rasa tak nyaman seperti ingin bersin beberapa saat setelahnya,” kata Syamsul yang mengaku sudah dua kali menjalani uji swab.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak menganggap Covid-19 sebagai aib. “Ini adalah penyakit yang vaksinnya belum ada, bukan aib. Hal penting yang perlu kita lakukan yakni senantiasa menjaga imun tubuh, pakai masker, dan menjaga jarak,” ujarnya.

Usai sambutan, Wali kota dan rektor ikut memantau proses tes swab kepada 25 warga dari berbagai kalangan di balai kota. Turut hadir di sana, Wakil Wali Kota Zainal Arifin, Sekda Bahagia, Wakil Rektor I Unsyiah Marwan, Dekan Fakultas Kedokteran Unsyiah Maimun Syukri, dan sejumlah pejabat lainnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More