www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Pemkab Aceh Utara Wacanakan Penerapan Cek Kesehatan Bagi Anak Sebelum Masuk Pesantren

0 612

Acehasia.com | Aceh Utara – Ribuan anak berzikir Aceh Utara berkumpul di halaman Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon untuk mengikuti zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Imum Chik Tgk Jamaluddin atau Waled Walidi, Minggu (09/02/2020).

Zikir dan doa bersama kali ini bertepatan dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW yang mengangkat tema “Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Mari Kita Teladani Budi Pekerti dan Akhlakul Karimah Nabi Muhammad SAW”.

Panitia mencatat, zikir tersebut dihadiri lebih dari 3.500 anak berzikir termasuk para orangtua. Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf bersama Kabag Ops Polres Aceh Utara juga hadir dalam momentum tersebut. Sementara Ustadz Junaidi, tampak mengisi ceramahnya yang disambut tawa ribuan anak berzikir.

Sementara itu Fauzi Yusuf kepada Acehasia.com, mengatakan pihaknya atasnama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan terus mendukung Program rutin anak-anak berzikir yang dilakukan setiap Minggu pagi. Bahkan, akan mendorong menerapkan Pesantren yang sehat.

“Jadi, kita tetap mendukung program anak berzikir ini. Bahkan, kita akan kolaborasi dengan Dinas Kesehatan untuk menerapkan pesantren kesehatan. Artinya, bagi anak-anak yang nantinya melanjutkan pendidikan ke pesantren harus dicek kesehatannya,” kata Wakil Bupati, Fauzi Yusuf.

Selain kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, sambung Fauzi, juga akan kolaborasi dengan Dinas Sosial, Dinas Dayah, LBH, dan Tim Perlindungan anak dari Provinsi. Sosialisasi juga akan dilakukan sebelum diterapkan agar untuk menghindari hal-hal yang tidak diingin bagi anak – anak pesantren nantinya.

“Pemkab Aceh Utara dari awal sudah memprioritaskan Pendidikan Dayah, dimana kita melihat di Aceh dan Aceh Utara sendiri yang paling banyak terdapat Dayah yaitu di daerah kita dan yang bertipe A, B dan A plus. Itu hampir 196 Dayah dan akan terus ditingkatkan,” tandas Fauzi.

Menurutnya, mengecek kesehatan kepada para calon santri maupun santri tetap merupakan satu tugas Pemerintah untuk berkontribusi kesehatan bagi anak- anak Pesantren mengingat anak- anak Pesantren rentan akan kesehatan. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More