www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Pemerintah dan Disdikbud Bahas Sekolah Terpencil di Aceh Utara

0 671

Acehasia.com | Aceh Utara – Stakeholder Pendidikan diminta untuk lebih memperhatikan sekolah-sekolah terpencil di Kabupaten Aceh Utara. Hal itu sangat penting mengingat kerap sekali keluhan-keluhan kekurangan fasilitas bahkan guru yang disampaikan kepada Pemerintah.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara turut membahas persoalan itu dalam pertemuan Bupati Aceh Utara yang diwakili Wakil Bupati dengan para Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Utara yang diinisiasi Cabang Dinas Pendidikan Aceh wilayah Aceh Utara di Aula Kantor Bupati setempat, Selasa (21/01/2020).

“Sekolah-sekolah di kawasan terpencil masih sering menyampaikan keluhan kekurangan guru dan fasilitas lainnya, baik sarana prasarana maupun inventaris untuk kelancaran proses belajar mengajar. Untuk hal itu susah dianggarkan dalam APBK, karena SMA dan SMK berada di bawah Provinsi,” kata Wakil Bupati, Fauzi Yusuf.

Dalam waktu dekat pihaknya juga akan berkunjung ke beberapa SMA dan SMK dengan maksud untuk melihat langsung kondisi kekinian sekolah, baik kondisi belajar mengajar, kelengkapan fasilitas, melakukan evaluasi program BEREH, maupun untuk menampung aspirasi warga sekolah apalagi dalam tiga bulan ke depan akan dilaksanakan UN.

Maka, seluruh Kepsek diminta untuk serius dalam bertugas sesuai dengan amanah jabatan yang telah diberikan. Meningkatkan kualitas pendidikan, kata Fauzi Yusuf, haruslah dimulai dari peningkatan kapasitas guru. “Hal ini penting dan menjadi perhatian prioritas sebagaimana telah disusun pada Visi/Misi dalam membangun pendidikan Aceh Utara ke depan,” tambah Fauzi.

Sebelumnya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Kabupaten Aceh Utara T Aznal Zahri, mengatakan pertemuan itu dimaksudkan untuk membangun koordinasi yang kuat antara Pemkab Aceh Utara dengan jajaran Dinas Pendidikan Aceh khususnya dalam pembangunan pendidikan tingkat SMA, SMK dan SLB sejak 2017 berada di bawah Provinsi.

Meskipun secara administrasi berada di bawah Provinsi, kata Aznal, namun secara teritorial sekolah-sekolah tersebut merupakan wewenang Pemkab Aceh Utara. Aceh Utara kata dia, merupakan barometer penting pendidikan Aceh karena secara kuantitas jumlah sekolah di Aceh Utara mencapai 10 persen dari total sekolah di seluruh Aceh, begitu juga jumlah siswa dan guru.

“Tersebab itu, Dinas Pendidikan Aceh memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan pendidikan di daerah ini dan merupakan barometer penting pendidikan Aceh karena secara kuantitas jumlah sekolah di Aceh Utara mencapai 10 persen dari total sekolah di seluruh Aceh, begitu juga jumlah siswa dan guru,” kata Aznal.

Ada pembahasan dalam pertemuan ini melibatkan 83 orang kepala sekolah SMA, SMK dan SLB se-Aceh Utara, dan 11 orang pengawas sekolah, Sekda Aceh Utara Abdul Aziz, Asisten I Dayan Albar, serta Kadisdikbud Aceh Utara Saifullah. Menurut Aznal, dari 83 sekolah tersebut terdapat jumlah siswa sekitar 22.000 dan jumlah guru sekitar 2.200 orang. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More