www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Pemerintah Aceh Gelar Rakor Aceh Sumatera Expo 2019

0 687

Acehasia.com | Banda Aceh – Pemerintah Aceh bersama seluruh stakeholder pariwisata menggelar rapat koordinasi (RAKOR) untuk memaksimalkan agenda pengenalan pariwisata Aceh melalui kegiatan Aceh Sumatera Expo 2019 di mall Kasablanka Jakarta. Senin,(4/11/2019).

Kegiatan tersebut akan dimulai pada tanggal 14 hingga 16 November mendatang, rakor yang mengangkat tema “like, love, and share ini digelar di Hotel kriyad muraya Banda Aceh

Pameran pariwisata berbasis Meeting, Incentive, Conventation and Expo (MICE) nantinya akan dibuka langsung oleh Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreaktif RI, Wishnutama Kusubandio. Turut pula dihadiri oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah beserta sejumlah tokoh masyarakat Aceh

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Zulkifli, mengatakan, rakor menjadi elemen penting menjelang terselenggaranya Aceh Expo, ia juga menjelaskan melalui kegiatan ini destinasi wisata halal akan dikembangkan untuk menarik minat wisatawan luar.

“Aceh Expo juga  akan memberi gambaran pada masyarakat luar ketika mengikuti acaranya nanti mereka bisa melihat potensi wisata Aceh. Agar aceh kedepan lebih baik dikancah wisata, hal ini juga didukung melalui peran media yang menjelaskan bahwa aceh tidak selalu tentang cambuk, atau persepsi masyakrakat luar tak lagi soal konflik,” jelas zulkifli.

Acara ini resmi dibuka oleh perwakilan Plt Gubenur Aceh yaitu asisten bidang perekonomian dan pembangunan sekretaris daerah Aceh, Teuku Ahmad Muhammad Dadek. Dalam sambutan yang dibawakannya agar setiap satuan kerja perangkat Aceh dapat terlibat aktif dalam menginformasikan potensi aceh yang kaya akan wisatanya pembangunan maupun atraksi yang mendunia sehingga menarik minta pengunjung untuk datang ke Aceh.

“Ada video yang saya dapat di dalamnya terdapat China yang berkeliling di mesjid dengan celana pendek tapi tidak bisa kita larang sembaranagn karna mereka penasaran dengan wisata halal Aceh. Hal yang kita dapat lakukan adalah menyiapkan sarung dan tempelan peringatan di bagian dinding masjid,” tuturnya.

Dadek pada kesempatan tersebut juga berharap nantinya pemerintah akan membuka rute penerbangan langsung dari luar negara ke Banda Aceh seperti India misalnya karena mengingat besarnya potensi wisata yang semestinya harus didongkrak.

“Harapannya semoga diskusi kita laksanakan dengan cara saling memberi masukan agar event yang dibuat mampu menghasilkan sistem yang baik bagi pemasaran wisata Indonesia,” ujarnya.

Rakor tersebut dihadiri oleh lima narasumber, diantaranya, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Aceh, T Ahmad Dadek, Pimpinan Umum Harian Serambi Indonesia Sjamsul Kahar, Kadisbudpar Aceh Jamaluddin, Tim Percepatan Wisata Halal Aceh Iskandar Syah Majid dan Praktisi Pariwisata Aceh, Husen. (Helena/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More