www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Pedagang Tolak Digusur, PDBU Gagal Bongkar Pasar Geudong

0 631

Acehasia.com | Aceh Utara – Upaya pembongkaran terhadap 70 unit bangunan toko oleh Perusahaan Daerah Bina Usaha (PDBU) Aceh Utara di pasar Inpres Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara gagal dilakukan lantaran para pedagang menolak upaya itu, Selasa (07/01/2020).

Pedagang turut menghadang satu unit alatberat jenis Excavator yang dikerahkan PDBU untuk membongkar puluhan bangunan. Para pedagang mendesak agar disediakan terlebih dahulu tempat dagangan yang baru, dan menunggu putusan dari Pengadilan Negeri Lhoksukon.

Humas PDBU Aceh Utara, Abdul Halim atau Halim Abe, mengaku bahwa pihaknya sebenarnya tidak meminta karena berbicara terkait dengan aturan dan asas-asas Hukum. Apalagi menurutnya, pembongkaran itu terkait dengan hak guna pakai yang kemudian telah berakhir sejak tahun 2010.

“Kita sebenarnya tidak meminta ya karena ini kita kan berbicara terkait dengan aturan-aturan dan asas hukum. Inikan terkait dengan hak guna pakai dari bangunan pasar inpres Geudong yang dibangun tahun 1990 kemudian berakhir pada tahun 2010,” kata Halim Abe menjawab wartawan.

Pihaknya dalam hal ini juga sudah melakukan beberapa kali mediasi dan pendekatan yang secara persuasif dengan para pihak pedagang. Kendati gagal dibongkar, Halim Abe menyebutkan akan musyawarah kembali dengan Pemerintah setempat sekaligus mengkomunikasikan kembali dengan semua unsur komponen.

“Jadi, kita sudah beberapa kali mediasi dan kita juga melakukan pendekatan yang persuasif dengan para pedagang. Hari ini kita mencoba melakukan relokasi dan ada suatu hal tapi bukan kendala, kita mencoba mengakomodir sebagai Pemerintah Aceh Utara yang berfikir sangat bijaksana dalam bersikap terhadap proses relokasi,” tandas Halim Abe.

Salah satunya, sambung Halim Abe, kesepahaman dari pedagang sendiri bagaimana pedagang bisa memahami bahwa pembangunan pasar Geudong sudah berakhir masa BOT. Justeru untuk itu pihaknya akan kembali membahas persoalan itu dengan Pemerintah terkait mengenai kondisi di lapangan.

“Pasar yang akan digusur semuanya ada 70 unit, kalau yang diluar itukan pedagang kecil kita tidak kesitu sebenarnya kita hanya mencoba merelokasi mungkin pedagang yang diluar ini juga kita relokasi tetapi mungkin revitalisasi ini hanya dengan 70 unit pintu toko, itu saja yang memang sudah berakhir masa BOT,” tukas Halim Abe.

Pantauan Acehasia.com, alatberat yang sempat dikerahkan sejak Selasa pagi untuk membongkar bangunan-bangunan itu terpaksa dipulangkan. Puluhan personel Kepolisian dan Satpol PP juga sempat bersiaga di lokasi, namun pembongkaran pun gagal. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More