www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Pawang Meninggal Saat Hendak Tangkap Kerbau

0 585

Acehasia.com | Aceh Utara – Penangkapan kerbau liar menimbulkan korban jiwa saat hendak ditaklukkan di Dusun Abong-Abong Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Korban meninggal setelah seutas tali terlilit di bagian leher.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Cot Girek, Ipda Fikri Kurniawan, mengatakan korban bernama Absalam bin Adam (58) tercatat sebagai warga Desa Meunasah Alue, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.

Peristiwa itu, kata Fikri, terjadi pada Jum’at (15/05/2020) sekitar pukul 11:00 WIB. Dimana korban waktu itu bersama dua rekannya yaitu Lukman (28) asal Pidie Jaya dan Salman (40) asal Aceh Timur hendak menangkap kerbau milik Arifin (48) anggota Polri asal Pidie Jaya.

Sebelum ditaklukkan, kawanan kerbau yang sudah liar karena lama berkeliaran di hutan seakan alergi dengan tali pengikat. Korban juga sempat memberi arahan kepada dua rekannya (saksi) agar jaga jarak supaya kawanan kerbau tidak liar saat berinteraksi dengan mereka.

“Setelah itu korban langsung menjerat kaki salah satu kawanan kerbau tersebut dengan menggunakan tali yang dibawanya dan dililitkan dibadan korban. Lalu, melilitkan tali ke bagian kaki salah satu kerbau,” ujar Kapolres melalui Kapolsek Cot Girek kepada wartawan, Sabtu (16/05/2020).

Tak sampai disitu, saat tali yang digunakan itu berhasil dililitkan di bagian kaki salah satu kerbau, hewan ternak itupun meronta dan berlari. Sedangkan korban tak sempat melepaskan lilitan tali yang dililitkan di tubuhnya, lantas iapun terseret oleh kerbau yang kakinya terjerat.

“Dari keterangan saksi, korban tidak sempat melepaskan tali yang diikat di badannya setelah kaki kerbau terjerat. Korban berusaha untuk melepas tali itu tapi tidak bisa karena kerbau tersebut terus menarik tali hingga membuat korban terseret,” imbuh Kapolres.

Selanjutnya, dua rekannya mencari korban yang posisinya itu tidak jauh dari lokasi semula saat menjerat kerbau tersebut. Namun naas, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa (meninggal) dengan bekas luka lilitan tali di bagian leher.

“Jenazah korban kemudian dibawa ke salah satu rumah warga di Dusun Abong-Abong sekira pukul 13:00 WIB untuk dimandikan dan dikafankan. Lalu, dibawa pulang ke rumah duka di Meunasah Alue Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya,” tandas Kapolres melalui Kapolsek.

Terkait insiden tersebut, pihak keluarga menolak jenazah almarhum untuk dilakukan autopsi. Hal ini dibuktikan dengan surat pernyataan penolakan autopsi bermaterai enamribu yang ditandatangani oleh anak kandung korban, Dedi Supriadi (29). (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More