www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Pascasarjana UIN menggelar Seminar Komukasi Budaya

0 823

Acehasia.com|Banda Aceh – Pascasarjana UIN Ar-Raniry mengadakan acara seminar komunikasi antar budaya Asia Tenggara dan Asia Barat di lantai III aula pascasarjana, Kamis pagi, (4/7/2019).

Kerjasama yang dilakukan dalam upaya meningkatkan kemampuan hubungan internasional antar petinggi UIN Ar-Raniry dan Institut Central Cultural (ICC) Iran untuk melihat sejauh mana Aceh dan negara Asia Barat mengakses relasi di jenjang ekonomi dan komunikasi budaya sesama benua Asean.

Dalam rangka menjalin hubungan kerja sama yang baik, para dosen dan akademisi pascasarjana UIN Ar-Raniry membuka pola pikirnya bersama untuk di jadikan ilmu pengetahuan yang baru kepada generasi mahasiswa Aceh yang serba era millenial.

Persaingan global yang terus menerus berkembang melalui daya komunikasi dan media semakin berpeluang memiliki arah kemajuan dunia. Dengan demikian, dalam proses kerjasama antara Asia Tenggara dan Asia Barat komukasi budaya bisa maju sebagai komunikasi yang di siarkan oleh Eropa.

Dahulu Aceh negara yang di kagumi oleh bangsa Arab hingga sekarang mendapatkan sebuah citra yang baik di mata penduduk Padang pasir.  Aceh menjalin persaudaraan dengan negara Arab lainnya seperti, Turki, Mesir, Palestina. Dengan demikian  persaudaraan itu banyak negara Islam lain ingin menjadi saudara dekat dengan bangsa Aceh. Apalagi dari sudut agama Aceh juga kuat.

Mantan rektor UIN Ar-Raniry, Prof.  Yusni Saby mengatakanbahwa untuk terus berkontribusi di dunia komukasi dan media guna dalam menebar segala konten yang positif dan juga mencegah hal negatif yang bisa mengotori pemikiran dan karakter anak bangsa Aceh.

“Cerdaskan tindakan yang memiliki potensi yang baik. Jangan hanya tidak mau belajar karena tidak mampu, tetapi buktikan dulu usaha untuk mencapai hasil yang baik. Kita sebagai orang Aceh jangan lalai lagi dengan perkembangan zaman semakin profesional, coba kita berpikir lebih dalam supaya Aceh dan negara Islam lain bisa bersatu untuk bangkit kembali dengan jiwa sendiri,” jelasnya.

Ia juga mengatakan zaman persaingan global kita sangat mudah di perdaya oleh komunikasi di alam media yang tidak jelas kebenarannya. Sehingga banyak masyarakat millenial masa kini menyibukkan dirinya sebagai sahabat gedget yaang setia, bukan kepada proses bimbingan dan pembelajaran ilmu pengetahuan yang lebih konsisten. Magister S2 sudah dikirim ke negara luar sebanyak 15 mahasiswa. Negara tersebut yang kita kirim yaitu Inggris, Amerika dan Cina.

“Seluruh komukasi itu merujuk kepada Al-Qur’an yang kita paparkan melalui lisan mengarah kepada bujukan tentang segala kebaikan. Biarpun itu menyangkut dengan komukasi internasional. Maka dengan itu segala informasi yang benar hargailah dan Segala komukasi yang jahat hentikanlah,”katanya lagi.

Kadin Aceh, Makmur Budiman memberikan pencerahan kepada tamu tentang kabar baik di bidang investor dan impor ekonomi Aceh dengan negara tetangga sudah semakin meningkat.

“Seperti halnya setiap tahun kita mengirim barang berupa sayur-sayuran, padi, ikan, binatang ternak peliharaan petani, dan semua kebutuhan kesenian kerajinan produk khas dari Aceh,”ucapnya.

Sementara itu peneliti akademisi Iran Muhammad Hasan Tavakloli menyampaikan bahwa negara tersebut membagi peluang untuk membangun relasi baik di teknologi, industri, dan ekonomi dengan Asia Tenggara dan juga dengan Aceh sendiri.(Hz)

Laporan: Fauzan Uka

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More