www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Pasar Peunayong Direlokasi Pada 15 Juni 2020

0 366

Acehasia.com | Banda Aceh – Relokasi pasar Peunayong ke Pasar Tradisional Lamdingin akan dilaksanakan pada 15 Juni 2020. Para pedagang pasar Peunayong nantinya akan dipindahkan ke pasar baru dengan nama Pasar Samudera Kutaraja Lamdingin.

Keputusan itu disampaikan oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman saat memimpin rapat koordinasi antar dinas terkait di pendopo, Rabu, 3 Juni 2020 malam.

“Sudah fix kita pindahkan pada 15 Juni ini, lokasi baru juga sudah rampung tinggal finishing saja. Alasan utama karena pasar lama di Peunayong sudah tidak layak lagi, begitu semrawut: sempit, macet, dan kotor. Nanti di situ akan kita tata ulang sebagai kawan heritage berkonsep waterfront city. “

Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan yang nantinya sebagai leading sector untuk mempersiapkan sarana dan pra sarana pendukung di pasar baru seperti listrik, air bersih, musala, parkir, hingga trayek angkutan umum. 

“Satpol PP/WH, DLHK3, PDAM, PUPR, Dishub, dan dinas terkait lainnya agar mendukung penuh. Ini tugas bersama untuk memastikan relokasi sukses. Mohon juga dukungan dari masyarakat khususnya para pedagang,” katanya.

Salah satu tujuan direlokasinya Pasar Peunayong ke Lamdingin dikarenakan lokasi yang sudah sempit dan perlu pembaruan. Pasar Samudera Kutaraja Lamdingin nantinya diharapkan bisa memberikan kenyamanan dan tidak menimbulkan kesan jorok.

Alokasi kios dan lapak di pasar baru akan diprioritaskan bagi pedagang lama di Peunayong. Kata Aminullah, untuk dua bulan pertama biaya sewa akan gratiskan. Pasar Peunayong akan tutup total mulai 14 Juni malam.

Pada kesempatan yang sama, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan M Nurdin mengatakan para  pedagang yang direlokasi merupakan pedagang yang menempati pasar ikan, daging, sayur dan bumbu di Peunayong. Total ada 282 pedagang yang akan direlokasi.

Ke-282 pedagang tersebut dipindahkan ke pasar terpadu dan representatif di Lamdingin. “Kompleks pasar baru memiliki enam bangunan utama yang diperuntukkan sebagai pasar ikan, unggas, daging, sayur, dan bumbu, serta musala,” katanya.

Pasar yang dirintis sejak 2016 di atas lahan seluas dua hektar tersebut, memiliki 91 kios dan 452 lapak jualan. “Kita dahulukan pedagang lama di Pasar Peunayong, sisanya akan kita buka pendaftaran secara online dan diutamakan lagi bagi warga Banda Aceh,” kata Nurdin.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More