www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Pantau Langsung Perkembangan Aceh, Dubes UE Bertemu Wali Nanggroe

0 823

Acehasia.com Banda Aceh – Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket datang ke Aceh untuk bertemua para tokoh Aceh serta memantau langsung perkembangan pasca konflik serta musibah tsunami.  Vincent Piket juga mengadakan pertemuan dengan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar di Kompleks Meuligoe Wali Nanggroe, Aceh Besar, Selasa (03/03/2020).

Vincent mengaku baru pertama ke Aceh. Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Wali Nanggroe ke Kedubes Uni Eropa di Jakarta pada 19 Februari lalu. 

“Kita menyampaikan banyak hal terkait persoalan Aceh,” kata Wali Nanggroe menyampaikan perihal pertemuan dirinya dengan Dubes Uni Eropa yang berlangsung Jelas Vincent.

Dalam pertemuan tersebut Wali Nanggroe menyampaikan beberapa poin-poin MoU Helsinki yang belum terimplementasi kepada Vincent. Diantaranya soal pertanahan, dan pemberdayaan ekonomi, serta kebijakan investasi di Aceh.

“Soal keamanan di Aceh yang kondusif, masalah pertumbuhan ekonomi. Dan kita juga sampaikan bagaimana caranya investor dari Uni Eropa bisa datang ke Aceh, turut membangun Aceh,” sebut Wali Nanggroe usai pertemuan.

Wali Nanggroe, ia juga melaporkan persoalan hasil perundingan MoU Helsinki yang masih banyak belum terealisasi. Kepada Vincent Wali Nanggroe menjelaskan bahwa akan ada perundingan lanjutan antara Aceh dengan tim Pemerintah Pusat untuk membicarakan penyelesaian implementasi MoU Helsinki.

 “Seperti yang disampaikan Presiden tempo hari, dalam masa tiga bulan ini kita akan terus melakukan pertemuan antara tim Aceh dengan tim Pemerintah Pusat.” Tambah Tgk Malik Mahmud.

Sementara itu, usai pertemuan yang berlangsung hampir dua jam, Vincent mengatakan bahwa Uni Eropa sudah terlibat secara mendalam saat pertamakali perjanjian damai antara Aceh dengan Republik Indonesia dimulai pada 2005 silam. 

“Ada banyak hal positif yang telah dicapai Aceh khususnya dari sisi pembangunan pasca tsunami,” tambah Vincent.

Pertemuan dengan Wali Nanggroe juga membicarakan masalah kerjasama dan strategi bagaimana Uni Eropa bisa terlibat lebih dekat dalam menjaga perdamaian dan implementasi MoU Helsinki.

“Kami akan tetap ikut serta, (khususnya) dalam mempromosikan pembangunan ekonomi, kampanye kebijakan lingkungan, juga terbuka peluang pertukaran pendidikan dan peningkatan sumberdaya manusia,” ungkap Vincent.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More