www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Orangtua Fadil Berharap Putranya Bisa Dievakuasi Dari Wabah Virus Corona di Tiongkok

0 618

Acehasia.com | Aceh Utara – Fadil, bersama mahasiswa lainnya hingga kini masih terkurung di Kota Wuhan, Tiongkok.

Kedua orangtua Fadil, pemuda asal Dusun Kampung Baru Desa Kuta Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, yang sedang melanjutkan program master di Central China Normal University (CCNU) di Wuhan, Tiongkok, berharap penuh Pemerintah bisa mengevakuasi putranya bersama mahasiswa lainnya yang berasal dari Indonesia.

Hal ini disampaikan Risnita M Rasyid (61) dan Cindo Nato (65) saat ditemui Acehasia.com, Senin (27/01/2020) dikediamannya di Dusun Kampung Baru.

“Tentu kami sebagai orangtuanya pasti cemas, khawatir dengan kondisi anak kami yang sedang kuliah di China disaat merebaknya virus Corona. Harapan, Pemerintah agar mengevakuasi anak saya dan mahasiswa lainnya ke tempat yang lebih aman,” ujar ibu kandung Fadil, Risnita M Rasyid didampingi Cindo Nato yang merupakan ayah kandung Fadil.

Disebutkan, putra bungsunya sempat pulang ke kampung halaman pada Agustus 2019 lalu. Setelah itu kembali ke China untuk melanjutkan program master di CCNU. Bahkan, Fadil juga sempat mengajar di salah satu tempat Pendidikan di Kota Banda Aceh sebelum kembali ke China.

Merebaknya isu wabah Corona diketahui keluarga Fadil melalui beberapa siaran televisi dan media digital. Ketika itu, Risnita dan Cindo tidak begitu cemas. Namun, kecemasan mulai terasa setelah Pemerintah di Kota Wuhan mengumumkan warga dan mahasiswa di sana untuk tidak bepergian keluar rumah.

“Sejak itu, kami sebagai orangtua mulai merasakan kecemasan, mulai khawatir. Saya terus melakukan komunikasi dengan putra bungsu saya itu, sementara kondisinya sehat dan tetap dalam pengawasan. Fadil juga bilang kalau mereka baik-baik saja, tapi kami tetap cemas,” kata Risnita seraya menujukkan foto Fadil semasa kuliah.

Fadil, melalui video yang diterima Acehasia.com dari seorang rekannya bernama Karel Sitepu di Lhoksukon, Senin (27/01/2020), mengatakan bahwa sejak Kamis 23 Januari 2020 Pemerintah di Kota Wuhan sudah memberikan surat edaran kepada seluruh masyarakat di Kota Wuhan agar tidak keluar rumah seiring penyebaran virus Corona.

“Pemerintah Kota Wuhan sudah memberikan surat edaran kepada seluruh masyarakatnya agar tidak bepergian keluar rumah, dimana penyebaran virus ini semakin parah. Kami selaku mahasiswa Indonesia diminta untuk tetap menjaga kesehatan dengan cara tidak bepergian keluar rumah,” kata Fadil. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More