www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Nekat, Wakil Menteri PUPR RI Melintasi Jalur Ekstrem Ke Makam Cut Meutia di Hutan Aceh Utara

0 729

Acehasia.com | Aceh Utara – Wakil Menteri PUPR RI, Jhon Wempi Wetipo SH MH bersama rombongan nekat melintasi jalur ekstrim menuju makam Pahlawan Wanita Nasional Cut Meutia di pelosok hutan Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Jum’at (14/02/2020).

Bersama Jhon Wempi Wetipo, ikut pula anggota Komisi V DPR RI asal Aceh yaitu H. Ruslan M. Daud, Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib, Kapolres AKBP Ian Rizkian Milyardin, Dandim 0103 Letkol Inf Agung Sukoco, Kasub Direktorat Pemantauan dan Evaluasi Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR RI, Ir. Fathurrahman M. Si.

Kemudian ada pula Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera I Banda Aceh, Ir. Elvi Roza MT, Ka Balai Wilayah Sungai Sumatera I Banda Aceh, Ir. Djaya Sukarno M. Eng, Ka Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera I Banda Aceh, Muhammad Yoza Habibie ST, MT, SKPK terkait dan Muspika setempat.

Sebelum berangkat, Jhon Wempi Wetipo yang tiba bersama rombongan usai mengunjungi Kabupaten Bireuen juga sempat makan siang bersama di salah satu warung Kecamatan Matangkuli. Lalu, rombongan bersiap dan melanjutkan perjalanannya ke makam Cut Meutia.

Dalam perjalanan itu, rombongan melintasi jalur ekstrem sejauh sekitar  20-an kilometer dari arah pusat Kecamatan Pirak Timu. Bahkan, beberapa orang mengurungkan niatnya untuk ikut lantaran di tengah perjalanan mobil yang ditumpangi terjebak di jalan berlumpur dan berbukit.

Namun, Jhon Wempi Wetipo yang sudah lama penasaran dengan sejarah Cut Meutia tetap nekat melanjutkan perjalanan agar bisa tercapai ke tujuan. “Tadi ditengah perjalanan saya sempat nyerah, tetapi pak Wakil Menteri bilang kita naik motor trail saja. Maka kita lanjutkan perjalanan,” kata Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud.

Singkat cerita, sekira pukul 17:30 WIB rombongan Jhon Wempi Wetipo akhirnya tiba di lokasi tepatnya di jembatan gantung menuju makam Cut Meutia. Sesampai disana, Jhon bersama Bupati dan Ruslan serta SKPK terkait menumpangi motor trail yang dikawal BPBD dan Satuan Sabhara Polres Aceh Utara.

Pada pukul 18:40 WIB, Jhon Wempi Wetipo pun akhirnya kembali turun setelah berhasil mengunjungi makam Cut Meutia. Dengan raut wajah yang agak lelah, ia justeru menghampiri awak media dan menjawab beberapa pertanyaan wartawan. Ia mengaku selama ini hanya membaca buku sejarah, tapi kali ini ia pejabat pertama yang sampai di tujuan.

“Perjalanan cukup jauh dan melelahkan. Ternyata perjuangan para Pahlawan itu tidak terlalu gampang, jadi atas perjuangan beliau-beliau lah hari ini generasi bisa menikmati kemerdekaan. Dan, saya terimakasih buat Pahlawan yang telah mempertaruhkan hidupnya demi bangsa dan negara,” kata Jhon.

Jhon Wempi bahkan sempat tersenyum setelah ia berpikir kalau makam Cut Meutia ternyata letaknya jauh dari perkotaan dan butuh ekstra untuk menempuh jalur ekstrim. Jhon juga menyebut sempat jatuh bangun melintasi jalur ekstrim berbukit tersebut. Maka dalam hal ini, ia akan perjuangkan membangun jalan ke makam pahlawan itu.

“Tadi saya pikir tempatnya itu dekat kota, tetapi ternyata terlalu jauh dan kita jatuh bangun melintasi jalur panjang berbukit dengan menaiki motor trail. Ini sesuatu yang sangat luar biasa, saya berharap ini memberikan inspirasi buat saya secara pribadi dan Wakil Menteri PUPR,” tandas Jhon disambut tawa Bupati, Anggota Komisi V DPR RI, SKPK.

Menurutnya, sepanjang tahun dari Presiden ke Presiden hingga Menteri ke Menteri, baru dialah selaku Wakil Menteri yang berhasil mengunjungi makam Cut Meutia. Justeru setelah melihat semuanya, Jhon akan menyiapkan segala kebutuhan demi dibangunnya akses menuju makam Cut Meutia.

“Dari Presiden ke Presiden kemudian Menteri ke Menteri, dan baru pertama kali Wamen PUPR menginjakkan kaki ditempat ini. Saya akan memperjuangkan akses jalan ini supaya terbangun dan masyarakat secara umum bisa datang melihat Makam dibalik gunung ini,” tandas Jhon. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More