www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Musrenbang Pemko Banda Aceh Via Video Conference, Fokus Pembangunan Bidang Kesehatan dan Ekonomi

0 361

Acehasia.com | Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dan sejumlah unsur Forkopimda melakukan Musrenbang dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kota Banda Aceh 2021.

Selain bertepatan dengan bulan suci Ramadan, Musrenbang RKP yang dibuka langsung oleh Wali Kota ini digelar via video conference di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Selasa 28 April 2020 di pendopo.

“Meskipun diadakan melalui video conference, substansi Musrenbang tetap kita utamakan,” kata Aminullah yang saat membuka acara turut didampingi oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin.

Melalui TV berlayar besar yang menghubungkan mereka dengan para pejabat terkait lintas SKPK untuk membahas RKP 2021.Turut hadir dalam video conference Ketua DPRK Farid Nyak Umar, Kajari Erwin Desman, dan Ketua MPU Damanhuri Basyir, serta sejumlah perwakilan Forkopimda lainnya juga hadir di pendopo.

Dalam sambutannya, wali kota mengatakan pandemi Covid-19 telah menyebabkan perubahan yang dramatis baik di bidang perencanaan maupun penganggaran. “Hal itu karena refocussing dan pergeseran anggaran tahun ini yang diprioritaskan untuk mengatasi Covid-19 sesuai dengan amanah pemerintah pusat.”

Pandemi Covid-19 juga telah menyebabkan minimnya pendapatan daerah 2020 khususnya yang bersumber dari PAD dan sumber pendapatan terkait lainnya, yang awalnya direncanakan sebagai pendapatan daerah yang akan digunakan untuk membiayai pembangunan daerah. 

Mengingat hal tersebut akan berimbas ke sumber pendapatan tahun depan, wali kota menginstrusikan seluruh OPD agar dalam RKP 2021 memprioritaskan program, kegiatan, dan sub kegiatan prioritas yang mengacu kepada kemampuan keuangan daerah, dan juga upaya recovery pandemi Covid-19 di berbagai bidang pembangunan terutama bidang kesehatan.

Untuk tahun yang akan dating, Pemko Banda Aceh berfokus pada pembangunan  bidang kesehatan dan ekonomi.”Selain penanggulan pandemi Corona, kalau kondisi sudah normal maka sektor perdagangan, jasa, dan pariwisata akan kita genjot lagi untuk menghidupkan perekonomian kota.”

Menurut Aminullah, beberapa program ekonomi yang potensial dikembangkan antara lain budidaya tiram dan keramba ikan di kawasan pesisir. Hal ini mengingat sebagian warga Banda Aceh memang berprofesi sebagai pencari tiram.

“Selain itu kita juga akan perkuat UMKM dalam penjualan/pemasaran secara online agar mereka bisa survive di tengah pandemi,” katanya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More