www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

MTQ Lhoksukon Diharapkan Melahirkan Qari dan Qari’ah Terbaik

0 680

Acehasia.com | Aceh Utara – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 35 tingkat Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara telah berakhir. Camat Lhoksukon, Saifuddin, dengan resmi menutupi kegiatan itu pada Sabtu (18/01/2020) malam.

Sebelumnya, MTQ yang mengambil tema “Alqur’an Sebagai Pembentukan Kepribadian Umat” dipusatkan di lapangan upacara Lhoksukon dan halaman Masjid Agung Baiturrahim. Melalui momentum ini, melahirkan putra putri terbaik.

Dalam sambutannya, Saifuddin, meminta kepada para Pimpinan desa dan seluruh elemen masyarakat untuk saling mendukung kegiatan MTQ demi menciptakan putra putri terbaik yang mencitai Alqur’an agar bisa menjadi perwakilan pada MTQ selanjutnya.

“Kepada seluruh elemen masyarakat untuk mendukung MTQ mulai tingkat desa, Kecamatan, hingga tingkat Kabupaten. Lakukan pembinaan di desa agar bisa melahirkan putra putri yang mengharumkan nama baik Aceh Utara nantinya,” demikian tutur Camat Lhoksukon.

Pada malam penutupan yang berakhir pada Minggu (19/01/2020) tengah malam, Dewan Hakim MTQ turut mengumumkan keputusannya bernomor 01/SK.DH/MTQ.LSK/2020 tentang penetapan peserta terbaik juara I, II, III, dan harapan I, harapan II, harapan III, untuk setiap cabang dan kategori.

Ketua Panitia, Tgk. Shaifuddin Fuady, mengatakan MTQ telah dilaksanakan selama empat hari mulai 15-18 Januari 2020. Cabang-cabang yang diperlombakan yaitu delapan cabang dan telah diikuti oleh para peserta atau berjumlah 69 orang peserta putra/i. Bahkan, pihaknya menargetkan bisa menuju MTQ tingkat Kabupaten.

“Pelaksanaannya berjalan baik dan lancar sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Malam ini adalah malam penutupan, para peserta hadir semua dan sudah mengikuti kegiatan dengan baik. Peserta juara terbaik akan kita ikuti pada MTQ Kabupaten, target kami memang agar bisa mendapat juara di MTQ Kabupaten,” kata Shaifuddin.

Pihaknya menyampaikan permohonan maaf dan menyinggung soal pelaksanaan MTQ tingkat Lhoksukon yang sudah 20 tahun lama ditiadakan. Paling tidak, menurutnya, melalui MTQ tingkat Kecamatan yang seharusnya rutin dilakukan setiap tahun, bisa menjaring putra putri terbaik untuk MTQ tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional bahkan Internasional.

“Maklum, kita sudah lama tidak mengadakan MTQ mungkin 20 tahun atau bahkan lebih. Tiba-tiba, kita mulai kembali di angkatan 35. Namun, paling tidak banyak kesan positif yang telah kami toreh terutama anak-anak kita jadi tahu bahwa di Lhoksukon ada MTQ mengingat lebih 20 tahun ditiadakan,” tandas Shaifuddin.

Pada kesempatan ini berdasarkan Keputusan Dewan Hakim MTQ, peserta yang mendapatkan juara diberikan piala plus thropy oleh Panitia. Pembagian piala disaksikan Muspika Lhoksukon, anggota DPRK, Para Imuem Mukim, Geuchik, dan tokoh masyarakat maupun tokoh agama. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More