www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Menwa Mahadasa Aceh Belajar Ground Handling Paralayang di Lanud SIM

0 1,421

Acehasia.com | Aceh Besar– Sedikitnya ada delapan Universitas di Aceh mengirimkan Sebanyak 48 mahasiswanya untuk belajar ilmu dasar ground handling paralayang dibawah instruksi pelatih Kleueng Flying Club binaan Lanud Sultan Iskandar Muda. Para pelatih diantaranya Serka Deni Erwanto, Praka Sugeng Sulistyo, Pratu Hadi dan Pratu Awal Nur Hidayat. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Senin (22/7).

Para mahasiswa tersebut merupakan Latsar Menwa Mahadasa Aceh dari delapan universitas diantaranya Universitas tersebut terdiri dari mahasiswa/i dari Unsyiah, UIN Araniry, Unimal, UTU, Unsam, ISBI, IAIN Cot Kala dan IAIN Malikul Saleh.

Mahasiswa Latsal Menwa Mahadasa Aceh sedang mempraktekan teknik-teknik bagaimana menendalikan payung dan mengukur akurasi saat mendarat.

Kadislog Lanud Sultan Iskandar Muda Letkol Kal T.U Bukit menyebutkan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian bagi generasi muda untuk mengenal lebih dini olahraga kedirgantaraan yang sebelumnya secara teori telah disampaikan.

“Pada dasarnya, ground handling dilakukan di darat setelah gerakan dasar dikuasai, selanjutnya yang harus dilakukan oleh pilot adalah mempelajari teknik-teknik bagaimana mengendalikan payung dan mengukur akurasi mendarat. Ungkap Letkol  T.U Bukit.

Begitu juga dengan Serka Deni Erwanto menjelaskan sebelum latihan bahwa ground handling merupakan latihan dasar untuk melambungkan parasut sebelum melakukan first jump dan take off, dimana ground handling bagi pemula biasanya dilakukan di lapangan, itu pun latihannya dibantu instruktur atau para senior. “Pilot yang sudah mahir dalam hal memainkan paralayang, di awal latihan seringkali menggunakan parasut yang lebih ringan untuk para pemula,” ujarnya Serka Deni.

Serka Deni juga menambahkan bahwa Menwa Mahadasa Aceh harus memiliki kemampuan  untuk memperagakan teori-teri yang diberikan. “Melalui pelatihan ini, Menwa Mahadasa Aceh mengerti dan memahami materi yang telah diberikan, serta dapat memperagakanya satu persatu dengan baik dan benar,” ujarnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More