www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Melirik Literasi Finlandia

0 846

Acehasia.com | Banda Aceh – Budaya literasi di berbagai negara mulai merendah karena tiada kepekaaan pemerintah maupun sumber daya manusia yang kurang memiliki pendidikan. Maka wajar saja kalau literasi negara Barat jauh lebih pesat daya kemapuannya dengan Timur. Setiap negara setiap tahun berlomba untuk memperbaiki literasi negaranya  di urutan terbaik dunia.

Negara Finlandia untuk saat ini memimpin posisi pertama dengan minat membaca dan menulis sangat hebat. Konsistensi negara tersebut sudah di tinjau dari awal balita hingga remaja sampai dewasa. Tidak habis memakan waktu luang, mereka setiap hari di waktu kerja selalu membaca buku walau hanya sedikit.

Keinginan dan perhatian dari pemerintah negeri ini juga di fasilitaskan untuk masyarakatnya guna untuk kemajuan negaranya. Ilmu pengetahuan di negeri ini bersaing ketat dengan negara hebat lainnya di internasional.

Finlandia yang sosok negara maju tidak mau ketinggalan juga dengan hasil literasinya yang di budidayakan untuk generasi yang berkualitas. Dengan kekompakan bersama di bidang politik, ekonomi, industri dan teknologi negara ini juga mampu menguasai literasi dunia yang tangguh.

Sebenarnya trik apa yang mereka terapkan dengan kenyamanan berliterasi, mari kita baca poinnya di bawah :

  1. Memperkenalkan Buku Sejak Dini

Finlandia negara pertama yang menjadi contoh bagi peminat membaca untuk terus meniru kebiasaan mereka jika negara sendiri ingin maju. Di negara tersebut mereka telah mengatur pola minat baca bayinya mulai dari balita dengan mengumpulkan mainan dan buku kecil di dalam ranjang si bayi.

Sambil bermain, dan tertawa si ibu bisa mencari celah untuk bayinya cerdas dengan sering belajar samil bermain. Dengan hal keseringan inilah negara Finlandia membawa kesejahteraan bagi rakyatnya memang sejak dini.

Bayi yang cerdas bisa melihat dan mengenal dengan caranya sendiri ataupun meraba benda yang mereka lihat sendirinya. Lama-kelamaan dia akan terbiasa dengan hal seperti itu sehingga usia sekolah ia bisa tau apa yang dia lihat dan di raba.

2. Perpustakaan Ada Dimana Saja

Anak-anak bahkan orang dewasa bisa membaca dan menulis di daerah mana saja khususnya di negara Finlandia. Negara tersebut memiliki banyak perpustakaan yang memproduksi banyak buku bagus setiap tahunnya. Oleh karena itu, negara ini tidak malas terhadap mengembangkan membaca dan menulis apa yang ingin dikarkayakan.

Seluruh wilayah kota dan pelosok masuk jalur pustaka keliling untuk daya kemampuan minat baca terjalin rapi. Dengan konsisten para remaja dan anak muda disana bisa menjadikan negaranya harmonis dalam siste literasi dunia yang akurat dan kuat.

Suasana mahasiwa,warga masyarakat, dan karyawan perkantoran setiap hari mereka meluangkan waktunya untuk giat membaca.

3. Usia Sekolah Dasar Dituntut Untuk Giat Membaca

Di usia yang masih sekolahan anak-anak Finlandia telah di alihkan dengan aturan rajin membaca setiap waktu, bahkan setiap minggu mereka membaca satu buku dengan tekun.

Sambil belajar maupun bermain mereka selalu membaca dengan apa saja yang dilihat. Baik itu di buku, surat kabar, di media , dan di objek benda lain yang tertulis tulisan. Disitulah mereka mengembangkan literasinya sejak usia masih kecil hingga melangkah remaja. Maka bagaimana pengetahuan negara lain yang tertinggal dengan Finlandia.

4. Membudayakan Dongeng Sebelum Tidur

Pagi membaca, siang juga literasi, maka malampun dengan demikin.  Literasi terus dikembangkan oleh para orang tua untuk kecerdasan buah hati mereka. Biasanya budaya membaca buku dongeng terhadap anak sebelum tidur sudah sangat mentradisi di Finlandia, dengan begitu orang tua mengetahui secara detail apa yang dibacakan untuk anakanya dan anaknya pun cerdas dengan ilmu literasi yang lengkap.

5. Mengontrol Tontonan

Artinya pemantauan media. Para orang tua melirik media yang bagus dan juga tayangan yang bekualitas, karena tayangan yang negatif bisa tersebar di mana saja. Sulit dibendung jika tidak dengan kecerdasan pikiran orang tua mereka sendiri.

Sisi positif yang paling tepatnya warga Finlandia mengambil inisiatif tontonan yang mendidik untuk putra-putrinya yang baik. Setiap menghidupkan televisi maupun laptop mereka selalu mengontrol kegiatan anaknya di awal memulai.

Jika Negara Finlandia mampu membudayakan literasi yang baik, maka Indonesia juga mampu dengan berbagai kearifan lokal yang ada. Indonesia sendiri memiliki banyak dongeng dan legenda yang bisa diceritakan kepada anak cucu. Hal ini sebagai upaya menamkan minat dalam mengetahui sejarah dan juga memperdalam literasi.(Fauzan/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More