www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Maulid Nabi dan Sepenggal Cerita Kelahiran Rasulullah

0 1,254

Bulan Rabi’ul Awal merupakan bulan kelahiran si buah hati Aminah dan Abdullah menjadi bulan yang mulia selain bulan Ramadhan.

Peristiwa Maulid Nabi Muhammad SAW. dalam tahun hijriah jatuh pada bulan Rabi’ul Awal dan tahun masehi jatuh di malam sabtu 9/11/2019 mendatang.

Seluruh penduduk yang beragama Islam menyambut kelahiran baginda Rasulullah dengan kemegahan Kanduri bersama warga masyarakat dan melantunkan shalawat sebanyak-bayaknya di malam tersebut.

Dalam aturan Syariat Islam, Maulid memiliki batasan hari merayakannya sampai 3 bulan 10 hari. Habis dari sudut hari tersebut maka habislah perayaannya.

Khususnya di Indonesia tepatnya di Provinsi Aceh sangat megah dan harmoni seperti jaman leluhur dahulu dalam menghidupkan malam mulia kelahiran sang pemimpin Islam yang sangat mulia.

Dulunya negeri Serambi Mekkah ini memang sudah berbudaya mensejahterakan perbuatan kebaikan seperti ini. Sehingga sampai sekarang keharmonisan masyarakat Aceh sendiri yang muda maupun tua masih bisa merasakan indahnya kanduri maulid serta shalawat barzanji untuk Rasulullah SAW.

Ulama Aceh juga golongan dari warisatul ambia  (waris dari para Nabi). Maka dengan kental silsilah ilmu turun temurun ke muridnya dan anak cucu bisa membawa kepercayaan dan pelaksanaan maulid penuh kecintaan.

Nabi Muhammad SAW. Nabi akhiruzzaman penutup para Nabi yang sangat mulia dalam misi dan visi memperbaiki akhlakul karimah para umatnya. Beliau lahir di kota Mekkah di hari senin 12 Rabi’ul Awal tahun gajah bertepatan dengan 22 April 571 M.

Pada tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW. kedatangan pasukan musuh yang mengendarai gajah serta kelompoknya dipimpin oleh Abrahah, gubernur kerajaan Habsyi di Yaman, hendak menghancurkan Ka’bah.

Karena rasa irinya kepada kaum muslimin dalam mendapat kenyamanan ibadah di Ka’bah dan setiap tahun mendapat kunjungan dari umat Islam di belahan dunia serta mendapatkan kehidupan yang damai. Dengan hal itulah Abrahah memiliki niat buruk menyerang Ka’bah Baitullah .

Tetapi serangannya tidak berhasil, dikarenakan ada pertolongan langsung untuk tempat yang sangat suci itu dari Allah SWT melalui burung Ababil dengan membawakan api yang amat panas yanh satu diletakkan di paruh dan dua lagi di kaki.

Burung pertolongan ini memiliki kekuatan perkasa yang tidak dimiliki manusia. Spesies burung ini tidak ada kehidupan di bumi. Ababil memang jelas sebuah bentuk penjagaan yang Allah kirimkan untuk tempat suci ibadah umat Islam yaitu Ka’bah.

Warna burung tersebut berbeda-beda, ada yang hitam,putih, dan hijau. Kerikil-kerikil panas dari neraka dapat membuat tentara bergajah Abrahah lenyap terbakar dengan serangan yang dahsyat. Strategi burung tersebut keliatan di atas langit seperti kepulan asap yang pesat.

Sebelum kelahiran cucu Abdul Muthalib ini jelas ada beberapa kejadian yang luar biasa terhadap umat Islam mekkah.

Ada beberapa peristiwa saat kelahiran Baginda Rasulullah SAW. salah satunya itu ialah:

  1. Bumi bergetar hebat dan langit terlihat cerah dan udaranya begitu segar menampilkan hari itu penuh cahaya
  2. Ketika menjelang melahirkan seluruh makhluk hidup serta air  di sungai juga ikut senang dalam menyambutnya.
  3. Istana Kisra juga berguncang dahsyat sehingga menyebabkan 14 balkonnya roboh.
  4. Api abadi yang disembah majusi juga akhirnya padam
  5. Ka’bah pun juga bergetar selama tiga hari karena bahagia menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Saat itu, Abdul Muthalib bermunajat di Ka’bah, namun saat proses persalinan tiba, Allah mengutus empat wanita utama untuk membantu, menjaga , dan menemai Aminah ibunda Nabi selama proses melahirkan.

Wanita yang membantu ibunda Nabi ketika itu, Siti Hawa istri Nabi Adam, Siti Sarah istri Nabi Ibrahim, Asiyah Binti Muzahim, dan Maryam binti Imran ibunda Nabi Isa a.s.

Abdul Muthalib menjadi seorang kakek yang bertanggung jawab menjaga cucunya Muhammad. Setelah Abdullah ayah Nabi meninggal sewaktu ia masih di dalam kandungan, kakek Nabi yang melanjutkan untuk menjaga Nabi.

Peristiwa Abdul Muthalib mimpi juga terjadi sebelum Rasulullah lahir. Ketika itu ia mimpi tumbuh sebatang pohon yang cabang atasnya mencapai langit dan cabang sampingnya merentang dari timur ke barat. Selanjutnya berkas cahaya dari pohon itu menyinari dan penduduk arab mempercayainya.

Ahli tafsir menyatakan kepada Abdul Muthalib, bahwa seorang akan dilahirkan dala, keluarga yang akan menerangi timur dan barat, dan yang akan menjadi Nabi bangsa Arab maupun persia.

Aminah juga bermimpi, bahwa ia didatangi oleh para Nabi dengan membawa kabar gembira, bahwa bayi yang dikandungnya itu kelak akan menjadi pelita dunia yang akan menerangi seluruh jagat raya ini, dari timur ke barat.

Lebih lanjut, menjelang hari kelahirannya, Aminah juga bermimpi. Dalam mimpinya, ia melihat sebekas cahaya yang amat menyilaukan mata, memancar keluar dari tubuhnya.

Cahaya itu menebar dan meluas ke seluruh alam, hingga tidak ada satupun sudut yang tidak diteranginya. Dari sinar itu keadaan gelap jadi terang.

Peristiwa kedatangan perempuan muda dan memiliki paras yang cantik juga terjadi kepada ibu Nabi.

Mereka memakai pakaian yang indah serta memakai wangi-wangian yang harus semerbak baunya memenuhi ruangan rumahnya.

Mereka memperkenalkan diri bahwa itu adalah Asiyah dan Maryam, sengaja datang kemari atas perintah Allah SWT untuk menyambut kelahiran Nabi akhir zaman.

Aminah menyambut kedatangan kedua tamu perempuannya dengan senang hati, dengan menjabat tangan serta memberikan senyuman mesra dan mendoakannya.

Merekalah yang menjadi bidang saat itu dan ketika subuh menjelang mereka pamitan untuk meninggalkannya rumah Aminah.

Di tahun inilah, Nabi Muhammad SAW lahir di Makkah dan dibesarkan sebagai anak yatim karena Abdullah, ayahnya Nabi Muhammad, wafat sebelum Rasulullah lahir.

Beberapa waktu sesudah menghabiskan waktu dengan ibunya, Aminah, Nabi Muhammad SAW. kemudian dibesarkan oelh kakeknya yaitu Abdul Muthalib.

Sayangnya, umur kakeknya pun juga hanya sebentar. Setelah dua tahun dibesarkan oleh kakeknya, Abdul Muthalib meninggal pada umur nabi mencapai delapan tahun dan ketika itu Nabi diasuh oleh pamannya Abu Thalib. Beliau dikenal orang dermawan walaupun fakir atau tidak mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Hanya dengan keadaan itu, Nabi Muhammad SAW. tumbuh dan berkembang bersama pamannya.

Dalam momentum menyambut kelahiran Rasulullah SAW. esok malam amrilah jadi sebuah inspirasi dan panutan suri tauladan buat kita semua. Alangkah baiknya banyak bershalawat dan berkanduri keberkahan di bulan kelahirannya ini.

Peristiwa kelahiran Nabi Muhammad ini menjadi hal penting bagi seluruh umat manusia.

Sebagaimana  bunyi surat Al-Ahzab Ayat 21 :

Laqad kana lakum fi rasulillahi uswatun hasanatul limang kana yarjullah wal yaumal akhira wa zakarallaha kasira

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Karena begitu banyak akhlakul karimah yang dapat kita tiru dan amlakan dalam kehidupan sehari-hari.

Seluruh negara Islam manyoritas muslim gembira dengan tibanya hari kelahiran sosok pemuda padang pasir dan panglima Islam ini.

Semoga kita juga selalu bisa menjadi insan yang baik ketika merayakan hari kelahiran baginda besar Muhammad SAW. serta menjadi sosok orang yang istiqomah dalam beribadah. (Fauzan/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More