www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Lagi, Konflik Harimau di Aceh Utara, Pawang Menemukan Jejak Baru

0 777

Acehasia.com | Aceh Utara – Konflik Harimau Sumatera di salah satu desa Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara masih saja terjadi. Hal ini membuat salah satu pihak terkait dalam penanganan satwa tersebut kembali menurunkan seorang Pawang Harimau asal Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

Pada Kamis (12/12/2019) pagi, pawang bernama Tgk Syarwani Sabi kembali melakukan ritual pengusiran Harimau yang kedua kalinya sejak didatangkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh pada Rabu sore (11/12/2019). Seorang staf Wildlife Conservation Society-Indonesia Program (WCS-IP) juga turut dilibatkan kali ini.

Staf Resort KSDA 11 Aceh Utara Seksi I Lhokseumawe BKSDA Aceh, Nurdin, menyebutkan masih terdapat jejak-jejak Harimau di kawasan yang tak jauh dari pemukiman warga. Dugaan sementara, Harimau dimaksud memburu mangsa jenis Babi Hutan hingga berdekatan dengan pemukiman.

“Sementara kondisi di lapangan belum aman, masih terlihat bekas jejak Harimau yang berdampingan dengan jejak Babi Hutan. Jika melihat dari jejaknya, kemungkinan Harimau itu sedang memburu Babi Hutan,” kata Nurdin yang ditulis Acehasia.com hari ini Sabtu (14/12/2019).

Sementara itu disebutkan, pawang Syarwani kembali melakukan ritual yang kedua kalinya. Kali ini, ritual dilakukan tak jauh dari lokasi ritual pertama yang sempat dilakukan pasca matinya lima sapi warga dimangsa Harimau tersebut. Ritual yang dilakukan pun masih sama, yakni doa bersama dan menanam jenis pohon yang dianggap ditakuti satwa tersebut

Sementara terkait rencana pemasangan kamera trap untuk pendeteksian Harimau sebagaimana sebelumnya disampaikan Kasi Seksi I Lhokseumawe BKSDA Aceh, bahwa kamera dimaksud belum dapat dipasang mengingat pergerakan Harimau bukan pada satu tempat.

Terkait hal ini, Nurdin mengimbau kepada masyarakat untuk agar tetap mewaspadai gangguan Harimau dan tentunya tidak mengembala ternak yang jauh ke hutan. Serta, melakukan giat patroli malam dengan tetap menjaga keselamatan diri mengingat hewan buas yang dilindungi itu masih berkeliaran di hutan yang tidak jauh dari pemukiman.

Pekan lalu, salah seorang warga bernama Paimin (35) memberikan kabar bahwa Harimau Sumatera tampak berkeliaran hingga memasuki pemukiman warga. Harimau sempat memasuki kandang sapi warga, namun bergegas meninggalkan tempat setelah diketahui kandang kosong karena warga lebih dulu mengeluarkan ternak mereka keluar. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More