www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Kunker Komisi IV DPRK Aceh Utara, Akses Jalan dan Jembatan Masyarakat Perlu Diprioritaskan

0 857

Acehasia.com | Aceh Utara – Hampir di setiap pedalaman Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara terdapat akses masyarakat yang mengalami kerusakan cukup parah, baik akses jalan maupun jembatan yang merupakan kedua item tersebut penghubung antar Kecamatan.

Kondisi yang demikian justeru menjadi ‘PR’ Pemerintah setempat untuk mengupayakan bagaimana caranya agar sebagian jalan dan jembatan itu dapat teratasi. Namun tampaknya tidaklah mudah, mengingat Aceh Utara sendiri sedang dalam devisit.

Terkait hal ini, Komisi IV DPRK Aceh Utara bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara meninjau langsung beberapa akses masyarakat di sejumlah Kecamatan melalui Kunjungan Kerja pada Senin (09/12/2019). 

Ketua Komisi IV DPRK Aceh Utara, Nasrizal atau Cek Bay mengatakan pihaknya bersama dinas terkait telah meninjau langsung beberapa akses masyarakat di sejumlah titik Kecamatan Lhoksukon, Cot Girek, Pirak Timu dan Kecamatan Langkahan. 

“Hampir di setiap Kecamatan terdapat akses jalan dan jembatan yang kondisinya cukup parah, tentu hal ini membuat kami prihatin dan segera mengupayakan agar diprioritaskan melalui usulan di tahun 2020 untuk pelaksanaan 2021,” kata Cek Bay kepada Acehasia.com yang ikut dalam rombongan.

Lantas untuk itu, pihaknya berharap untuk saling bekerjasama dengan SKPK terkait dengan berupaya bagaimanapun untuk ke depan.

 “Yang pertama saling bekerjasama untuk kita prioritaskan, dan ini tidak terlepas dari peranan SKPK,” ujar Cek Bay.

Sementara itu Kabid Operasional Dinas PUPR, Yusuf Rasyid, menyatakan pihaknya akan segera memprioritaskan beberapa akses masyarakat yang telah ditinjau dalam Kunjungan Kerja. Ia membenarkan masih ada ruas jalan dan jembatan kondisinya semakin memprihatinkan.

Namun demikian, menurutnya mengingat kondisi Aceh Utara dalam devisit bisa jadi sebagai upaya maka pihaknya mengusulkan dalam Musrenbang mendatang pada setiap Kecamatan sebagaimana tetap menjadi prioritas demi merealisasikan aspirasi masyarakat dalam peningkatan ekonomi.

“Mengingat kondisi Aceh Utara devisit, kami akan prioritaskan kedalam usulan ketika nanti di Musrenbang masing-masing Kecamatan khususnya Kecamatan yang telah ditinjau,” kata Yusuf Rasyid usai melakukan Kunjungan Kerja bersama para anggota DPRK Komisi IV.

Pantauan Acehasia.com, beberapa akses jalan dan jembatan yang ditinjau dan perlu diprioritaskan di antaranya akses yang menghubungkan Kecamatan Lhoksukon dengan Kecamatan Matangkuli, akses penghubung Kecamatan Lhoksukon dengan Cot Girek.

Kemudian ada lagi jembatan penghubung antar Kecamatan Cot Girek dengan Pirak Timu dan Lhoksukon dengan Pirak Timu. Dan, akses jembatan Lhoksukon dengan Cot Girek, serta Kecamatan Cot Girek dengan Kecamatan Langkahan.

Menurut Yusuf Rasyid, Kabupaten Aceh Utara sendiri terdapat paling banyak titik kerusakan jalan dan jembatan yang panjangnya sejauh 2.600 Kilometer. Maka untuk itu, pihaknya siap untuk perjuangkan aspirasi masyarakat tersebut. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More