www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Kontras & Koalisi NGO HAM Wacanakan Monumen BJ Habibie di Aceh

0 1,260

Acehasia.com | Banda Aceh- Semasa hidupnya, Bacharuddin Jusuf Habibie sangat berjasa bagi masyarakat Aceh, sehingga beberapa elemen masyarakat,  seperti Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Aceh serta Koalisi NGO HAM meminta pemerintah Aceh dan mengajak masyarakat untuk membangun monumen BJ Habibie di Aceh untuk mengenang jasanya.

Presiden ketiga republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, sangat melekat dan berjasa bagi masyarakat Aceh. Salah satunya pencabutan status daerah operasi militer di Aceh, pada tahun 1998 lalu dengan menandatangani Undang-Undang nomor 39 tahun 1998 tentang Hak Asasi Manusia.

Kontras serta Koalisi NGO HAM mewacanakan pembangunan monumen, misalnya nama jalan atau suatu tempat yang memakai nama BJ Habibie.

Selain itu ada momen yang paling berkesan bagi masyarakat Aceh, saat Habibie datang ke Aceh pada 26 maret 1999 silam. Kedatangan Habibie kala itu disambut dengan aksi demonstrasi mahasiswa secara besar-besaran, namun Habibie tak memilih menghindar. Sikap yang bijaksananya, malah dia meminta maaf terkait apa yang sudah dilakukan pemerintah terhadap Aceh di hadapan masyarakat Aceh di Masjid Raya.

Koordinator Kontras Aceh, Hendra menilai bahwa keberanian Habibie meminta maaf di depan mesjid Baiturrahman Banda Aceh menjadi momen bersejarah yang dikenang oleh masyarakat Aceh.

“Kontras berharap pemerintah Aceh menanggapi serius wacana pembangunan monumen BJ Habibie ini. Pasalnya, selama ini Aceh menjadi pusat pembelajaran konflik bagi sejumlah negara yang berkunjun, namun hingga saat ini pemerintah belum merencanakan membangun monumen perdamaian Aceh,” Jelas Hendra.

Begitu juga dengan Koalisi NGO HAM Aceh, Reza Maulana menyatakan bahwa persoalan pembangunan monumen ini dinilai sebagai bentuk penghormatan rakyat Aceh kepada BJ Habibie. Selain itu, BJ  Habibi menjadi Presiden pertama yang melahirkan kekhususan dan keistimewaan untuk Aceh dengan diterbitkannya undang-undang nomor 44 tahun 1999 tentang penyelenggaraan keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh kala itu.

Koalisi NGO HAM juga mengajak seluruh elemen masyarakat, dengan memberikan sumbangsih,  agar wacana pembangunan monumen BJ Habibie di Aceh bisa segera terwujud.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More