www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Komunitas Stand Up Comedy Banda Aceh Hadirkan Komika Nasional

0 921

Acehasia.com| Banda Aceh – Komunitas Standup Comedy Banda Aceh mengadakan sebuah event bertajuk Banda Aceh Bersuci Fest 2019, yang berarti Banda Aceh Ber Stand Up Comedy Festival. Jumat, (8/11/2019)

Adhica Perkasa, selaku Ketua Komunitas menjelaskan kegiatan ini merupakan event tahunan dalam rangka hari jadi komunitas standup comedy Banda Aceh yg ke 8.

“Dan untuk tahun ini, menjadi spesial karena pada malam harinya adapertunjukan dari Komika Nasional Indra Jegel dan Mamat Alkatiri. Dimana penampilannya di Banda Aceh merupakan rangkaian tour ‘Timur Ke Barat’ yang dimulai dari Ternate, dan berakhir di Banda Aceh sebagai kota ke sembilan sekaligus kota penutup,” jelasnya.

Rangkaian acara yang ada seperti komedi box yang digarap oleh teman-teman komunitas FPS, Live Mural, Dll.

Suasana mulai ‘pecah’ saat beberapa komika tampil di sesi Parade Openmic. Semakin menarik karena diselingi oleh penampilan Band Jeumatan Sirong asal Abdya, dan Galaxy Band Asal Banda Aceh. Suasana memuncak pada saat sesi Roasting Influencer yang dilakukan oleh 3 komika komunitas StandupIndoBna kepada Joel Keudah yang menjadi bintang tamu. Balasan roasting dari Joel Keudah dengan permainan Ukulele dan lirik-lirik balasan membuat suasana sore itu menjadi penuh tawa.

Dibuka dengan penampilan komedi The Prak Band. Lewat aksi panggungnya yang kocak dan interaksi sang vokalis kepada penonton, mampu membuat seluruh penonton terhibur. Penampilan mereka seakan menjadi pemantik sebelum perjukan stand up comedy dimulai.

Benar saja, tidak sulit untuk 3 komika lokal yg menjadi opener yaitu Stingko Rio, Khalil Toktok, dan Ayub untuk melempar materi-materi lawakannya.

Tiba saatnya penampilan dari bintang utama yaitu Mamat Alkatiri, putra Papua ini berhasil membuat penonton kagum. Keresahannya tentang kehidupan berbangsa membuat banyak penonton seakan ikut terwakilkan perasaannya.

Kemudian ditutup dengan penampilan terkahir dari Indra Jegel, putra Medan ini banyak menggunakan candaan bernuansa lokal yang disampaikannya ke penonton. Ada kesamaan dan pesan moral yang tersampaikan dari penampilan dua komika ini, yaitu, Beda ekspresi sama rasa.

“Ucapan terimaksih kami untuk semua pihak yg telah mendukung event ini terselenggara dengan sukses. Mohon maaf bila ada kekurangan. Semoga biar tapi jadi bukti. sampai jumpa di Event- event kami selanjutnya” tutup Ragel. (Ril/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More