www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Ketua Komisi V DPRA Minta Pemerintah Aceh Hentikan Jam Malam

0 490

Acehasia.com  | Banda Aceh- Ketua Komisi V DPRA, M. Rizal Falevi menilai pemberlakuan jam malam hanya menyusahkan rakyat saja karena tidak mempunyai dampak terputusnya penyebara pandemic covid 19 di Aceh, malah akan menghancurkan ekonomi masyarakat Aceh, Kamis (02/04/2020).

Menurutnya Pemerintah Aceh harus bersikap tegas dan segera menutup jalur masuk ke Aceh, baik darat, laut maupun udara yang sejauh ini telah diindikasikan sebagai faktor dominan masuknya wabah covid 19 ke Aceh.

“Pemerintah Aceh untuk segera mempersiapkan tempat karantina bagi  orang yang berstatus DDP dan PDP sambil menunggu hasil Spesimen Swab sesuai standar anjuran  WHO serta meningkatkan ketersediaan alat medis bagi Rumah Sakit dan petugas garda satu, bukannya menyiapkan kuburan missal,” ungkap Falevi.

Dia juga menambahkan bahwa Pemerintah Aceh harus mempunyai skema yang datail dan strategis untuk mengatasi wabah berbahaya tersebut serta harus melibatkan semua stakeholder terkait penangan pencegahan penyebaran virus corona ini.

Ketua Komisi V DPRA mengaku banyak menerima pengaduan masyarakat terkait pemberlakuan jam malam yang saat ini telah menghancurkan ekonomi mereka. Kebanyakan masyarakat menginginkan kebijakan tersebut harus segera dihentikan karena tidak ada manfaat untuk masyarakat.

“virus corona bukannya makhluk malam yang harus dijaga, jadi buatlah kebijakan yang tepat bukan asal ada perintah saja. Bahwa  jam malam dapat berakibat masyarakat kurang gizi karena tidak ada pendapatan lagi. Pemerintah Aceh pun tdk menyediakan bantuan makana yang bergizi utk masyarakat yang memilih social distancing,” tutup Falevi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More