www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Kemkominfo RI Tunda Kegiatan Tinjauan Lapangan lmplementasi Program Smart City

0 503

Acehasia.com | Banda Aceh – Akibat pandemi virus corona yang masih melanda Indonesia, tim dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI telah menunda Kegiatan Tinjauan Lapangan ke Banda Aceh.

Padahal seyogyanya kegiatan itu dilakukan setelah Banda Aceh terpilih masuk dalam program 100 Smart City Indonesia.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas, Komunikasi Informatika dan Statistik (Kadiskominfotik) Kota Banda Aceh, Bustami, SH saat dimintai tanggapannya terkait tindak lanjut program Smart City di Kota Banda Aceh.

Sebagaimana diketahui kota Banda Aceh merupakan kota pertama dan satu-satunya di Provinsi Aceh yang terpilih untuk pengembangan Smart City dan masuk dalam program 100 Smart City Indonesia.

Kata Bustami, dalam  rangka  terwujudnya  Kota  Cerdas  (Smart  City)  di  Indonesia,  Kementerian Kominfo akan bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian PAN dan RB, dan Kompas Gramedia, untuk menyelenggarakan Program Gerakan Menuju 100 Smart City  pada periode 2017-2019.

Pada Tahun  2019 lalu, program dimaksud telah  diterapkan  pada seratus  (100) Kota/Kabupaten terpilih, dan selanjutnya tim pusat rencananya akan melaksanakan evaluasi sebanyak dua kali dalam setahun yang akan diselenggarakan pada bulan Juni dan November 2020.

Sehubungan dengan  pelaksanaan evaluasi dimaksud, maka tim dari pusat akan melakukan tinjauan lapangan (field evaluation) yang bertujuan untuk memberikan pembimbingan cara melakukan evaluasi program smart city, melakukan pemeriksaan kembali (crosscheck) terhadap  hasil evaluasi yang  diperoleh dalam  kurun waktu 2018-2019, dan sekaligus diharapkan dapat membantu daerah untuk meningkatkan nilai evaluasi pada tahun 2020.

Melalui Diskominfotik, Pemerintah Kota Banda Aceh telah siap untuk memfasilitasi penyelenggaraan tinjauan lapangan (field evaluation) yang akan diselenggarakan dengan mengundang peserta bimbingan teknis, antara lain semua  perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah ditunjuk pada Surat Keputusan wali kota tentang pembentukan Team Pelaksana Smart City dan semua  atau  perwakilan  dewan  Smart  City  yang  telah  ditunjuk  pada  Surat Keputusan wali kota tentang pembentukan  Dewan Smart City.

“Namun karena pandemi virus corona yang masih melanda Indonesia, maka pihak kementerian kominfo telah menunda kegiatan tersebut hingga ditetapkannya kebijakan baru oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika,” ujar Bustami.

Hal ini, tambah Bustami, juga sehubungan dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi  Birokrasi No. 19 Tahun 2020 Tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 Di Lingkungan Instansi Pemerintah, Tanggal 16 Maret 2020, dan Surat Edaran Sekjen Kominfo No. 04 Tahun 2020 Tentang Tindak Lanjut Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, Tanggal 15 Maret 2020, yang memerintahkan seluruh penundaan atau pembatalan  penyelenggaraan kegiatan tatap muka yang menghadirkan banyak peserta baik di lingkungan pusat maupun  daerah.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More