www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Kemendes dan UNICEF laksanakan Training Pembangunan Desa Ramah Anak

0 1,325

Acehasia.com | Banda Aceh – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia bekerjasama dengan UNICEF Perwakilan Aceh melalui PKBI Aceh menyelenggarakan kegiatan Training dan Refleksi untuk Pelaksanaan Pembangunan Desa Ramah Anak (PDRA) yang berlangsung sejak tanggal 17 s.d. 19 September 2019 di Hotel the Pade Aceh. Jum’at (20/9)

Azhari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh, dalam kata sambutannya yang juga sekaligus membuka acara menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Kementerian Desa dan UNICEF atas inisiatif dalam proses perwujudan PDRA, sehingga saat ini sudah ada 16 desa dari 4 Kab/Kota di Aceh yang menjadi tempat percontohan PDRA.

“Mewujudkan program Aceh Hebat harus diawali dengan bagaimana menjadikan desa-desa menjadi hebat, saat ini kami sedang menyusun konsep alokasi anggaran desa yang bersifat tematik yang mencakup berbagai isu termasuk hak-hak anak, kemiskinan dan stunting, sehingga adanya konektifitas yang menghubungan masyarakat sebagai subjek pembangunan,” kata Azhari.

“Lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa harus kita sambut dengan suka cita. Karena, pengaturan tentang Desa di dalam Undang-Undang Desa memuat penegasan mandat konstitusional  yaitu melindungi dan memberdayakan Desa agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis, ” ujar Andi Yoga Tama, Kepala Perwakilan UNICEF Aceh.

Winarno, Kepala Seksi Fasilitasi Perencanaan Partisipatif, Kementrian Pemberdayaan Masyarakat Desa mengharapkan kegiatan ini dapat menjadi forum dalam upaya pelaksanaan Desa yang ramah terhadap kebutuhan anak, memiliki sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, kab/ kota dan desa.

Sebanyak 70 peserta dari berbagai unsur kelembagaan seperti Kemendes, DPMG, Bappeda, DP3A, P3MD PID Aceh, Kepala Desa, PKPA, PKPM, PKBI Aceh, Flower, FATAR, dan UNICEF turut berpartisipasi dalam kegiatan peningkatan kapasitas dan advokasi PDRA.

Peserta berasal dari tingkat Provinsi maupun 9 Kab/ Kota di Aceh, diantaranya Kota Sabang, Kota Simelue, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Pidie, Kabupaten Gayo Lues, termasuk pembicara dari Kabupaten Bireun dan Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bentuk dari tindak lanjut dalam rangka mewujudkan Pembangunan Desa Ramah Anak (PDRA) dengan model partisipatif dan memberdayakan masyarakat sebagai subjek pembangunan.

Diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan ini dapat menambah wawasan, menyamakan persepsi dan menghasilkan rumusan dalam penyusunan kebijakan kedepannya. Selanjutnya akan ada pelatihan lanjutan di tingkat kabupaten/kota yang melibatkan pemangku kepentingan pembangunan desa yang lebih luas sehingga mereka mempunyai kapasitas yang cukup dalam memfasilitasi dan mendukung perencanaan pembangunan desa yang lebih partisipatif.

“Pelaksanaan Pembangunan Desa Ramah Anak (PDRA) dirancang untuk meningkatkan jumlah dan jenis kegiatan pembangunan Desa yang berdampak langsung kepada terpenuhinya Hak-Hak Anak. Untuk itu, penting dalam memastikan partisipasi anak dengan 4 strategi diantaranya ruang partisipasi, suara, pengaruh, dan kesempatan untuk didengar,” tutup Andi.  

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More