www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Kawanan Gajah Liar Terobos Kebun Warga, Satu Rumah Rusak

0 661

Acehasia.com | Aceh Utara – Sejumlah kawanan gajah liar kembali memasuki perkebunan warga di Dusun Alue Buloh Desa Cot Girek, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Bahkan, satu unit rumah singgah milik pekebun juga rusak diamuk satwa yang dilindungi itu.

Menurut berbagai sumber sebagaimana penelusuran Acehasia.com bersama Tim Conservation Response Unit (CRU) Aceh Utara, kawanan gajah liar itu bergerak menjadi beberapa kelompok. Gajah-gajah itu berkeliaran mulai malam hari. Sehingga, banyak yang tidak mengetahui masuknya gajah tersebut.

Awalnya, Tim CRU mendapati informasi bahwa sejumlah gajah liar memasuki kebun warga di Dusun Bate Uleu yang jauh dari Dusun Alue Buloh dan sempat mengusik tanaman warga. Pada Minggu (08/03/2020) pagi, Acehasia.com yang ikut bersama Tim CRU menelusuri informasi itu.

Setibanya di lokasi yang ditunjuk, tim hanya menemukan beberapa kotoran dan bekas jejak satwa tersebut di salah satu kebun milik Basyah (55). Namun diakui Basyah, bulan lalu gubuk yang ditempatinya sempat dirobohkan gajah-gajah liar.

Mengingat satwa itu dilindungi, Basyah bersama anak lelakinya, Yanis (30), hanya mengupayakan penghalauan dengan cara membunyikan petasan. “Kami hanya halau dengan membunyikan petasan, gajah-gajah itu masuknya malam hari. Kita juga tahu gajah adalah hewan dilindungi,” ujar Basyah.

Dari lokasi itu, Tim kembali bergerak menuju lokasi lain yang diduga adanya kawanan gajah liar. “Kita bergerak ke lokasi lain, informasi gajah itu juga masuk ke kawasan Paket 14 Dusun Alue Buloh. Kita coba kesana, informasi ada rumah gubuk yang dirusak,” ujar Leader CRU Aceh Utara, Zaikyatuddin Syah kepada Acehasia.com.

Tim pada waktu itu yang hanya mengandalkan motor pribadi terus melakukan penelusuran ke kawasan yang ditunjuk. Setibanya disana, tim berjalan kaki sejauh kurang lebih 4 kilometer untuk menempuh lokasi rumah yang dirusak gajah. Walhasil, informasi itupun benar adanya.

Rumah singgah yang dimaksud adalah tak lain milik Saijan (64). Kepada Acehasia.com, Saijan yang merupakan pensiunan BUMN ini mengaku tidak tahu soal awal mula kawanan gajah yang menerobos kebunnya hingga berdampak pada rumah yang ia tempati selama ini.

“Ini memang rumah saya, rumah untuk saya tempati jaga kebun saya. Jadi, saya tidak tahu awal mula gajah liar masuk ke kebun saya ini karena sempat tidak ada saya dirumah beberapa hari. Begitu saya ke kebun, saya kaget melihat rumah sudah rusak berat,” kata Saijan kepada Acehasia.com dan Tim CRU.

Pantauan di sekitar lokasi, terdapat beberapa kotoran gajah dan jejak yang belum lama ditinggalkan. Beberapa tanaman seperti pinang dan bibit jeruk juga porak-poranda, diduga diamuk gajah. Warga juga banyak yang tidak tahu adanya kawanan gajah liar yang kembali menerobos kebun-kebun warga.

Saijan mengaku, selain mengalami kerusakan berat pada rumahnya, beberapa peralatan dapur juga turut dirusak kawanan gajah namun tidak diketahui berapa jumlahnya kali ini. Kendati demikian, menurut Saijan, semenjak difungsikan Camp CRU di Cot Girek, mereka sangat terbantu.

Sementara itu Zaikyatuddin Syah, sebagaimana mengutip informasi yang diterimanya bahwa kawanan gajah liar menjadi beberapa kelompok. Untuk antisipasi kedepan, pihaknya juga memberikan beberapa petasan kepada Basyah dan Saijan sebagai bentuk upaya menghalau gajah-gajah liar jika suatu saat kembali masuk. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More