www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda Tidak Malu Jadi Petani

0 600

Acehasia.com | Aceh Utara – Karang Taruna Kabupaten Aceh Utara mengajak para generasi muda maupun pemuda untuk berani mengambil peran terutama dalam menggalakkan pertanian demi mewujudkan swasembada pangan.

Pemuda, agar kiranya tidak merasa malu menjadi petani baik itu petani sawah atau petani kebun lainnya. Peran petani juga sangat penting, maka untuk itu organisasi kepemudaan juga diharapkan mampu dilibatkan ke sektor pertanian.

Menurut Ketua Karang Taruna Aceh Utara, Sarjani, melalui Bidang Pertanian dan Pangan, Asrizal, potensi pertanian di Kabupaten Aceh Utara ini masih terbuka luas. Sayangnya kurang diminati oleh para generasi muda.

“Petani sangat penting dan terhormat karena mereka yang menyediakan makanan bagi dunia. Potensi pertanian di Aceh Utara ini juga masih terbuka luas. Namun sayangnya kurang diminati oleh para generasi muda kita,” kata Asrizal dalam keterangan tertulisnya yang diterima Acehasia.com, Kamis (23/01/2020).

Mengenai hal ini, pihaknya turut meninjau kesiapan musim tanam di beberapa Kecamatan di Aceh Utara. Melihat itu, menurut Asrizal, penghasilan yang diperoleh petani pun tak kalah menariknya dengan sektor lain.

“Jika saja generasi muda kita mau terjun di bidang pertanian, penghasilan yang diperoleh pun tak kalah menarik dengan sektor lain. Tantangan pertanian kedepan adalah perubahan iklim, sehingga anak muda harus berani berperan demi menyelamatkan pertanian dan mewujudkan swasembada pangan,” tandas Asrizal.

Disebutkan, banyak contoh generasi muda sukses dan berpenghasilan besar sebagai petani. Ia mengajak dan mengimbau kepada para pemuda untuk Jangan pernah malu menjadi petani muda, karena nasib bangsa bahkan dunia ini ada ditangan petani maka petanilah yang memberi makan bangsa dan dunia ini.

Kepada seluruh organisasi kepemudaan, ia mengajak di daerah ini untuk.saling bersinergi dengan mengajak dan memberdayakan para pemuda di Kabupaten yang memiliki 27 Kecamatan itu sehingga tidak malu berprofesi sebagai petani.

“Hilangkan mitos bahwa petani itu tua dan miskin, kita harus ciptakan keadaan bahwa menjadi petani itu keren. Peningkatan peran generasi muda pada sektor pangan memang sangat diharapkan dan mutlak diperlukan untuk mendukung terwujudnya Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045,” tukas Asrizal. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More