www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Ini Pesan Dari Sema dan Dema FDK Terpilih

0 710

Acehasia.com | Banda Aceh– Irfandi dan Muammar Hidayatullah resmi di Lantik menjadi ketua umum Dewan Eksekutif mahasiswa (Dema) dan Senat Mahasiswa (Sema) Fakultas Dakwah dan Komunikasi di gedung aula rektorat lantai 3, Senin (9/9/2019).

Dalam kegiatan ini sebanyak 75 orang mahasiswa berserta bidang pengurusannya masing-masing oleh Wakil Dekan lll T. Lembong Misbah, serta beliau membaca ikrar janji para pengurus semua.

Ketum DEMA terpilih Irfandi menyampaikan sambutan dengan mengapresiasi para pengurus keanggotaan dan mahasiswa yang telah berhadir supaya semangat kawan-kawan hari ini bisa manambahkan kebijakan baik dalam kerja kami di masa era berjalan jabatannya nanti.

Irfandi juga memberikan beberapa gagasan kepada mahasiswa FDK terus mengayomi dan mengalirkan ilmunya di wadah organisasi maupun lembaga pemerintahan serta sarana pendidikan lainnya dengan jasa yang Ikhlas.

Lanjutnya, bakti sosial dalam jajaran mahasiswa dan masyarakat itu sangat dibutuhkan sekarang untuk mendorong nilai kritis kemajuan negeri kita sendiri kepada darat yang lebih bagus lagi, imbuhnya.

“Jangan ikatkan kaki dan tangannya tetapi ikatlah hatinya agar mereka nyaman dengan keadaan yang kita berikan,”tegasnya.

Mahasiswa kelahiran Lamno Aceh Jaya ini juga berharap kedepannya organisasi mahasiswa ini turut membantu lembaga pendidikan kampus kita ini dengan kompak dan semangat lagi. Agar ketentraman keluarga FDK maupun Universitas terjaga dengan Harmoni.

Sementara itu, Muammar Hidayatullah sebagai Sema memberikan banyak terimakasih juga kepada para dosen,  seluruh organisasi yang telah berhadir maupun mahasiswa.

“Kita adalah para pemimpin masa depan yang sekarang berada hanya di dalam universitas tetapi takdir kita tidak tau mungkin ada saatnya juga kita bisa menjadi orang penting di kursi pemerintahan Aceh nantinya,”jelasnya.

Muammar juga menegaskan dengan permasalahan yang terjadi di masa jabatannya agar selalu senantiasa berpikir bijak dan kritis. Tidak boleh ada tumpang menumpang kerja di organisasi lain.

“Kita harus melakukan ide dan kebijakan dengan apa adanya serta diiringi dengan musyawarah hati nurani kita sendiri, jangan sampai rumah kita di sepelekan oleh pihak lain”, tutupnya. (Fauzan/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More