www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Ini Penyebab Bayi Gajah Mati di Aceh Utara

0 722

Acehasia.com | Aceh Utara – Tim medis BKSDA Aceh mengeluarkan hasil autopsi bangkai bayi gajah Sumatera yang ditemukan di kawasan hutan perbatasan Kecamatan Cot Girek dengan Kecamatan Payabakong, Kabupaten Aceh Utara.

Ada beberapa poin dari hasil autopsi tersebut yang sebelumnya dilakukan oleh drh Rosa Rika Wahyuni bersama tim Resort KSDA 11 Aceh Utara pada Sabtu (11/01/2020). Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe BKSDA Aceh, Kamaruzzaman, membenarkan hal ini.

“Sudah dilakukan kegiatan autopsi terhadap bangkai bayi gajah di wilayah perbatasan Cot Girek dengan Paya Bakong. Usia kematian sudah dua minggu,” kata Kamaruzzaman saat dikonfirmasi Acehasia.com, Minggu (12/01/2020) malam.

Disebutkan, dari besaran lingkar kaki, telinga, kerangka tubuh dan struktur gigi diperkirakan usia satwa +- 4 sd 6 Mingguan maka masih sangat rentan terhadap kematian. Kondisi bangkai ditemukan sudah membusuk dan kematian sudah dua minggu. Besar kemungkinan kematian satwa disebakan oleh kelelahan dan dehidrasi.

“Hal itu dikarenakan tidak ditemukan bekas jerat (kawat/tali), sisa atau bekas racun seperti buah atau makanan untuk mengelabui racun ataupun rumput yg tercemar racun (pembasmi rumput/herbisida), kontak listrik, serta jauh dari kebun masyrakat dan pemukiman,” tandas Kamaruzzaman.

Adapun sampel yang diambil saat diautopsi yaitu tengkorak kepala dan panggul sebagai untuk menentukan jenis kelamin, dan hasil analisanya jenis kelamin satwa adalah betina. Kemudian, sisa-sisa otot/jaringan bagian abdomen. (Chairul/Hz)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More