www.acehasia.com
Portal Berita Terpercaya dan Kredibel

Ini Himbauan BKSDA Aceh Tentang Gajah Yang Mati

0 532

Acehasia.com | Aceh Timur – Seiring dengan ditemukannya seekor gajah liar Sumatera yang mati di sekitar Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, dihimbau kepada masyarakat untuk saling menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar gajah Sumatera.

Gajah Sumatera atau elephas maximus sumatranus merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi di Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor: P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri LHK Nomor: P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar yang Dilindungi.

Menurut Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto berdasarkan The IUCN Red List of Threatened Species, satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus Critically Endangered atau spesies yang terancam kritis, beresiko tinggi untuk punah di alam liar.

Oleh karena itu pihaknya mengutuk keras apabila dari proses penanganan nantinya ditemukan bukti adanya unsur kesengajaan untuk membunuh satwa liar di lindungi tersebut. Maka, BKSDA Aceh menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk saling menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar gajah Sumatera.

“Yaitu dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa, serta tidak menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup ataupun mati,” terang Agus dalam himbauannya, Sabtu (18/04/2020).

Kemudian, tidak memasang jerat ataupun racun yang dapat menyebabkan kematian satwa liar yang dilindungi. Jika melanggar, dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Disamping itu, beberapa aktivitas tersebut dapat menyebabkan konflik satwa liar khususnya Gajah Sumatera dengan manusia yang dapat berakibat kerugian secara ekonomi hingga korban jiwa baik bagi manusia ataupun keberlangsungan hidup satwa liar tersebut. (Chairul)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More